115 Kecamatan Belum Terbentuk Pekka
Mataram (Global FM Lombok) –
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) NTB, Dra. Hj. Ratningdiah, MH, menyebutkan sebanyak 4 kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dan Lombok Barat (Lobar) telah terbentuk Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Empat kecamatan itu, yakni Lingsar, Labuapi, Gerung dan Jonggat. Idealnya, Pekka bisa terbentuk di seluruh kecamatan di 10 kabupaten/kota se – NTB.
” Dalam waktu dekat, kecamatan Narmada akan terbentuk Pekka yang danaya berasal dari Komisi Nasional (Komnas) Pekka dengan Word Bank. Kedepannya keterlibatan pemerintah perlu ditingkatkan dalam pembentukan Pekka tersebut. ” ungkap Dra. Hj. Ratningdiah, MH, kepada Reporter Global FM Lombok, di Kantor Gubernur NTB, Sabtu (27/2).
Ratningdiah mengatakan, Pekka di 4 kecamatan terbagi menjadi 40 kelompok dengan anggota 2.446 orang. Mereka kebanyakan terkena kasus poligami, perceraian dan kondisi ekonomi yang lemah sekitar 2.251 kasus, sehingga menjadi seorang kepala keluarga di keluarganya, yang seharusnya ditanggung seorang laki – laki. Dimana, sekitar 35,57 persen mereka tamatan SD dan 33,74 persen berstatus janda.
” Berbagai pekerjaan dan profesi digeluti sesuai dengan keinginan dan keahlian para perempuan yang tergabung dalam kelompok Pekka tersebut, sehingga dapat memenuhi kebutuhan keseharian keluarga. ” tambahnya.
Ratningdiah berkeinginan memberikan dana Rp 2,5 juta di setiap kecamatan yang belum terbentuk Pekka untuk melakukan pendataan jumlah status perempuan, baik perceraian, poligami, kekerasan rumah tangga dan sebagainya. Hal itu dalam upaya membentuk Pekka, sehingga berbagai permasalahan rumah tangga yang dihadapi kaum perempuan di kecamatan tersebut dapat dicarikan solusi terbaiknya.
” Tapi, keinginan itu harus tertunda, karena anggaran pemerintah provinsi (Pemprov) NTB belum bisa menyentuhnya. Saat ini, sebanyak 115 kecamatan di 10 kabupaten/kota NTB belum terbentuk Pekka. ” keluhnya. (ozi)

Comments
Post new comment