200 Desa Ditargetkan Jadi Desa Prima
Mataram (Global FM Lombok) –
Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) NTB akan mengembangkan suatu model desa percontohan, yakni Desa Perempuan Indonesia Maju dan Mandiri (Desa Prima). Desa Prima merupakan sebuah desa percontohan untuk menanggulangi kemiskinan melalui upaya ekonomi disertai pengurangan beban biaya kesehatan dan pendidikan bagi keluarga miskin.
” Caranya, masyarakat bisa memanfaatkan seluruh potensi atau sumber daya baik alam dan manusia yang dimiliki. Pada tahun 2013 mendatang ditargetkan Desa Prima akan terbentuk sebanyak 200 buah, yakni 130 kabupaten/kota dan 70 provinsi. ” sebut Kepala BPPKB NTB, Dra. Hj. Ratningdiah, MH, kepada Reporter Global FM Lombok, di Kantor Gubernur NTB, Sabtu (27/2).
Ratningdiah mengungkapkan, tahun 2010 ini akan dibentuk 20 Desa Prima, yakni 10 provinsi dan 10 kabupaten/kota. Selanjutnya, tahun 2011 sebanyak 50 desa, terdiri dari 20 provinsi dan 30 kabupaten/kota. Lainnya, 50 desa di tahun 2012 terbagi 20 provinsi dan 40 kabupaten/kota dan 70 desa pada tahun 2013 masing – masing 20 provinsi dan 50 kabupaten/kota. Desa Prima itu akan mengawal program Angka Kematian Ibu dan Anak (AKINO), Angka Drop Out Nol (ADONO) dan Angka Buta Aksara Nol (ABSANO).
Desa Prima lanjut Ratningdiah akan melaksanakan program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak (PKHPA). Program itu dalam upaya perbaikan kondisi fisik dan mental perempuan serta anak untuk memenuhi hak dan kebutuhan hidupnya yang menjadi bagian dari hak azazi manusia. Hak tersebut terbagi dari berbagai bidang pembangunan, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), social budaya, politik, hukum dan lingkungan hidup.
” Bidang pendidikan misalnya, tingkat buta huruf kaum perempuan masih tinggi bila dibandingkan kaum laki – laki, yakni 202.431 orang perempuan dan 113.769 orang laki – laki. ” jelasnya. (ozi)

Comments
Post new comment