Skip to Content

200 Penderita Katarak Dioperasi Gratis

Sumbawa Besar (Global FM Lombok)-
 
Kabupaten Sumbawa Besar bekerjasama dengan Lions International Club (LIC) wilayah Surabaya menggelar bhakti social operasi mata katarak bagi masyarakat kurang mampu. Bhakti social itu merupakan rangkaian dari Hari Ulang Tahun (HUT) Sumbawa Besar yang ke 53. Lions International Club menargetkan dapat mengoperasi 500 orang, tetapi karena kurangnya peralatan tenaga medis, sehingga yang bisa dioperasi hanya 200 orang.

 
“ Lions International (LI) merupakan organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang social. LIC yang berpusat di Amerika ini tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Di Indonesia, LIC telah beranggotakan 6 ribu lebih yang berasal dari kalangan pengusaha, PNS, swasta, Pers dan masyarakat umum lainnya. LIC bersifat sukarela, non profited dan anggotanya tidak digaji,” terang Coordinator LIC District Surabaya 307-B, Listiani, kepada wartawan, di Rumah Sakit Umum (RSU) Sumbawa Besar, Jum’at (20/1).
 
Listiani menerangkan, tahun 2012 ini, LIC menargetkan dapat mengoperasi sebanyak 12 ribu orang berpenyakit katarak di seluruh Indonesia secara gratis. Idealnya biaya operasi katarak sebesar Rp 3 juta per orang. Bagi masyarakat kurang mampu, biaya itu akan sulit dijangkau, sehingga mereka terus hidup dengan penyakit katarak hingga meninggal. Kondisi itulah yang menggugah LIC untuk berbuat bagi masyarakat tidak mampu.
 
Katarak lanjut Listiani, tidak saja menjangkiti masyarakat lanjut usia (Manula) sekitar 60-70 tahun, akan tetapi banyak ditemukan kasus pada anak-anak antara 9-12 tahun. Katarak pada anak-anak lebih disebabkan kurang gizi dan pola asuh yang salah. Di usia produktif itu juga anak-anak dicekoki dengan berbagai aktifitas, seperti belajar. Terjadi ketidakseimbangan antara produktifitas mata dengan gizi yang disuplai untuk mata.
 
“ Kasus katarak yang paling tinggi di Indonesia ditemukan di Madura. Tidak saja katarak, penyakit lain juga banyak ditemukan di Madura, seperti kaki buntung. Penyakit-penyakit itu disebabkan beberapa factor, termasuk bawaan sejak lahir. Jika di daerah lain ditemukan 4-10 orang, tetapi di Madura lebih dari 100 orang. Di sana, masih banyak yang perlu dibantu, tetapi kami terbatas anggaran dan tenaga,” terangnya. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.