5 Investor Berminta Garap Eks LTDC
Mataram (Global FM Lombok) –
Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Bali Tourism Development Corporation (BTDC), Solihin, menyebutkan, sebanyak 5 investor asing yang berminat menggarap kawasan pariwisata eks Lombok Tourism Development Corporation (LTDC) di Kuta Lombok Tengah (Loteng). Kelima investor itu, yakni 1 perusahaan dari India, 3 perusahaan dari Timur Tengah (Timteng) dan 1 perusahaan dari Jepang.
“ Selain kelima perusahaan itu, BTDC dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (PKPM) Pusat, masih memberikan kesempatan kepada PT. Emaar Properties Dubai untuk membangun kawasan pariwisata berkelas dunia itu. “ kata Solihin, kepada wartawan, saat dihubungi via telepon selulernya, Rabu (24/2).
Solihin menjelaskan, diberikannya kesempatan PT. Emaar yang Nota Kesepahamannya (MoU) dengan pemerintah Indonesia telah berakhir bulan januari lalu, karena Emaar masih berminat ingin membangun kawasan Kuta Loteng. Dalam hal ini, BTDC dan BKPM pusat akan membuat perjanjian baru dengan kelima investor ditambah Emaar, dengan bahasa yang lebih tegas. Dimana, dalam perjanjian itu, pihak investor harus bisa melakukan peletakan batu pertama (Grown Breaking) selama 2 bulan, setelah perjanjian ditandatangani bulan Juni 2010 mendatang.
BTDC sendiri lanjut Solihin, tetap berupaya dengan BKPM pusat untuk terus menjajaki dan mencari investor yang ingin berinvestasi di Kuta Loteng. Tapi, BTDC ingin agar para investor tidak hanya sekedar niat dan tidak ada realisasi. Jika kelima investor dan Emaar setelah menandatangani perjanjian tidak melakukan grown breaking, maka BTDC sendiri yang akan melakukan grown breaking dengan modal sendiri.
“ Hal itu sebagai wujud keseriusan BTDC terhadap kawasan Kuta Loteng. Sebenarnya BTDC berniat membangun sendiri kawasan eks LTDC itu dengan modal sendiri, tapi BKPM pusat menginginkan agar kawasan itu harus melibatkan investor luar, agar pembangunannya berdampak ekonomi tinggi. “ jelasnya. (ozi)

Comments
Post new comment