Ahyar : Jangan Sepelekan Flu Burung
Mataram (Global FM Lombok)-
Meski kasus kematian sejumlah ayam secara mendadak di Kota Mataram belum ada hasil akurat, apakah itu karena terserang flu burung atau tidak. Tetapi, dengan kejadian ayam mati mendadak di 17 lokasi, membuat Pemkot Mataram menetapkan status waspada akan bahaya flu burung. Bahkan, Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh memerintahkan seluruh Camat dan Lurah, untuk menginventarisir lokasi yang dijadikan warga untuk memelihara berbagai jenis unggas, khususnya ayam. Pemkot Mataram tidak ingin kecolongan, akibat merebaknya penyakit yang mengarah flu burung.
“ Camat dan Lurah segera mensosialisasikan ke warga agar mewaspadai flu burung. Jangan sampai, akibat ketidak pahaman warga akan gejala flu burung, membuat penyakit menular tersebut semakin merebak dan lebih parah lagi menyerang manusia,” ingat H. Ahyar Abduh yang berbicara dalam rapat koordinasi flu burung, di ruang kenari Senin (17/10).
Ia mengatakan, bagi masyarakat yang memelihara unggas, agar membersihkan kandangnya dengan menyemprot disinfektan. Bila perlu, melaporkan ke aparat Camat dan Lurah, jika menemukan ayam peliharaan dalam kondisi sakit. Ahyar pun menegaskan, jangan anggap sepele atau mengabaikan penyakit yang mengarah flu burung pada unggas.
Ketua Partai Golkar kota ini mengungkapkan, meski lokasi ayam mati mendadak di Kota Mataram baru terjadi di 17 lokasi. Tetapi, kondisi itu pun cukup mengkhawatirkan karena sudah merebak di enam Kecamatan se Kota Mataram. Ahyar juga meminta Dinas terkait, untuk membuka posko flu burung. Bila perlu, melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh titik kandang ayam. Selain itu, memberikan vaksinasi pada unggas yang belum terserang flu burung. (ady)

Comments
Post new comment