Aliansi Hijau PBB-PKNU, Upaya Perkuat Politik Jelang Pemilu
Mataram (Global FM Lombok)-
DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Bulan Bintang (PBB) mendeklarasikan Aliansi Hijau di Jakarta, tanggal 20 Desember lalu. Aliansi Hijau merupakan kesepakatan PKNU dan PBB untuk bergabung dalam format konfederasi secara permanen, dan akan berjuang bersama-sama agar dapat menjadi peserta Pemilihan Umum 2014. Didaerah, Aliansi Hijau ini diupayakan untuk memperkuat posisi tawar politik baik di Pilkada muapun di Pemilu mendatang.
Wakil ketua DPW PBB NTB H.L Moh Syamsir SH kepada Global FM Lombok di Mataram Kamis (19/01) mengatakan, pihaknya segera akan melakukan konsolidasi pencalonan Gubernur 2013 mendatang. Direncanakan konsolidasi dimulai bulan Maret nanti bergantung dengan substansi yang ada pada RUU Pemilukada yang sedang digodok oleh DPR RI. Keputusan politik didaerah bisa berubah jika Gubernur dipilih oleh DPRD sesuai dengan usulan yang mencuat selama ini.
Syamsir menjelaskan, pihaknya juga segera akan menjaring calon Gubernur yang sesuai dengan kehendak masyarakat. PBB akan membuka pendaftaran calon Gubernur sebagai sebuah mekanisme yang ril untuk mengakomodir keinginan sejumlah figure yang ingin maju menjadi calon kepala daerah melalui parpol. Tidak ada perbedaan, baik itu bakal calon yang berasal dari kader PBB maupun yang berasal dari luar kader harus mendaftar terlebih dahulu sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Sementara itu ketua DPW PKNU NTB H Marinah Hardi menegaskan, PKNU dan PBB tidak melakukan sebuah peleburan parpol seperti yang banyak dilakukan oleh parpol lainnya. Namun Aliansi Hijau yang dilakukan oleh dua parpol ini untuk menyamakan satu visi dan tekad dalam rangka menjawab persoalan politik yang tidak demokratis. Aliansi yang baru ini menetang konsep penyederhanaan partai dengan menerapkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) di DPR RI. Penerapan PT dalam pemilu dinilai mencidrai demokrasi yang diterapkan di Indonesia.(ris)-
ShareThis

Comments
Post new comment