Anggaran KONI NTB Minim, Target 10 Medali Tetap Harga Mati
Mataram (Global FM Lombok)-
KONI NTB tetap menargetkan 10 medali emas pada multievent PON XVIII yang berlansung di Pekanbaru Riau bulan September 2012 mendatang. Target tersebut memang telah menjadi kesepakatan semua pihak sehingga harus tetap diperjuangkan meski anggaran yang dikucurkan untuk KONI pada APBD 2012 hanya Rp2,5 miliar. Target 10 medali emas diharapkan mampu lahir dari cabang olahraga (cabor) unggulan seperti cabor atletik, volley pasir, tarung derajat, kempo, tinju serta cabor pencak silat.
Ketua Umum KONI NTB H.M Kasdiono dalam keterangan persnya di gedung KONI Sabtu (07/01) menjelaskan, KONI telah membentuk panitia pelatda PON 2012 yang menjadi pelaksana operasional pemusatan pelatihan. Ketua pelatda dipercayakan kepada Andi Hadiyanto dengan sekretaris H Mufti Murad. Penitia pelatda sudah melaksanakan pertemuan dengan Pengprov cabor guna melakukan kajian serta analisa terhadap besarnya peluang atlet di masing-masing cabor dalam rangka mempersembahkan medali emas dalam ajang PON mendatang.
Terkait dengan alokasi anggaran, pihaknya hanya memperoleh anggaran sebesar 2,5 miliar tahun 2012 ini. Jumlah anggaran ini jauh lebih minim jika dibandingkan dengan anggaran yang digelontorkan kepada KONI NTB pada PON ke XVII di Samarinda, Kaltim pada tahun 2009 lalu. Dimana kala itu KONI NTB memperoleh anggaran sebesar 6 miliar untuk meningkatkan prestasi atlet asal NTB. Jika dibandingkan dengan provinsi lain yang memiliki target 10 medali emas, ternyata anggaran yang diberikan kepada KONI didaerah lain rata-rata diatas 10 miliar.
Meski minim pada dukungan anggaran, Kasdiono bersama jajarannya mengaku tidak akan merubah target perolehan medali emas pada PON mendatang. Bahkan persoalan anggaran untuk KONI bukan menjadi topik utama untuk dibahas, sebab yang terpenting adalah bagaimana seluruh atlet asal NTB mempunyai komitmen yang sama untuk mengharumkan nama daerah dikancah nasional maupun internasional.
Sementara ketua panitia pelatda PON 2012 Andi Hadiyanto menegaskan, minimnya anggaran yang diberikan kepada KONI akan menjadi pemicu tim agar tidak berkecil hati. Disaat inilah para pengusaha serta kalangan swasta diharapkan mampu berkontribusi dalam memajukan kontingan PON NTB 2012. Kontribusi pihak swasta dalam bidang olah raga dinilai masih minim, karena itu lewat program corporate social responsibility yang dimiliki setiap perusahaan diharapkan agar mampu didistribusikan ke bidang olahraga.(ris)-

Comments
Post new comment