Ayam Mati Mendadak Bertambah 10 Lokasi di Mataram
Mataram (Global FM Lombok)-
Kejadian ayam mati secara mendadak kembali terjadi di Kota Mataram. Setelah beberapa waktu lalu, ayam mati mendadak terjadi di 17 lokasi. Kini jumlah lokasi yang ditemukan ayam mati mendadak, bertambah 10 lokasi. Sepuluh lokasi baru yang ditemukan ayam mati mendadak merupakan hasil turun tim ke lapangan dan laporan masyarakat setempat.
“ Kami telah mengambil sampel ayam yang mati mendadak di 10 lokasi baru, untuk dikirimkan ke laboratorium di Denpasar. Namun, untuk hasil uji sampel atas matinya ratusan ayam di 17 lokasi, informasi terakhir yang diterima menyatakan bahwa hasil tes tersebut baru akan disampaikan ke Pemkot Mataram, pada Senin (24/10) mendatang,” kata Kepala Bidang Peternakan, di Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan Kota Mataram, drh. Dian Riatmoko pada Global FM Lombok Jumat (21/10).
Ia mengatakan, pihaknya Memang diakuinya, sebenarnya hasil uji sampel ayam akan diberikan pada Kamis kemarin. Tetapi, karena banyaknya daerah di Lombok, Bali dan NTT yang juga mengirim sampel ayam yang mati mendadak, maka pihak laboratorium kewalahan dan meminta Pemkot Mataram bersabar menanti hasil tes. Dian menjelaskan, dari pantauan lapangan di 17 lokasi awal ayam mati mendadak, dapat disimpulkan beberapa lokasi sudah mulai reda atau berkurang ayam mati secara mendadak.
Ditambahkan Dian, sejak kasus ayam mati mendadak merebak di Kota Mataram, ada beberapa warga atau pemilik ayam yang datang meminta obat disinfektan, untuk disemprotkan ke kandang. Permintaan itu, juga dibarengi dengan pemantauan petugasnya ke lokasi kandang warga. Dari hasil pantauan, warga memang menggunakan cairan disinfektan untuk menyemprot kandang unggas. Dian juga mengutarakan, sejauh ini sudah 100 liter disinfektan yang digunakan untuk mencegah penyebarang virus flu burung di Kota Mataram. (ady)

Comments
Post new comment