Skip to Content

Bandara Ditutup, Tak Pengaruhi PAD Kota Mataram

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Mataram L. Sofyan Arsyad mengklaim, keberadaan bandara Selaparang selama ini di Mataram tidak memberi kontribusi yang signifikan, dalam hal pendapatan asli daerah (PAD) Kota Mataram. Sehingga, saat bandara ini ditutup dan pindah ke BIL di Lombok Tengah, tidak akan menggoyahkan PAD kota maju, religius dan berbudaya ini. Karena, dalam setahun PAD yang bisa diterima Kota Mataram atas bandara tersebut hanya Rp 700 juta.

 
“ sumber PAD yang dikelola di bandara hanya dari sektor pajak parkir dan pajak restoran. Dimana, untuk pajak parkir yang diterima Pemkot Mataram dalam satu bulan sebesar Rp 55 juta atau setara Rp 660 juta per tahun. Sedangkan, untuk pajak restoran yang ada dikompleks bandara hanya Rp 78 juta per tahun,” sebut Sofyan Arsyad, kepada wartawan di ruang tunggu Sekda Kota Mataram Senin (3/10).
 
Sofyan menjelaskan, untuk pajak parkir di bulan terakhir bandara Selaparang beroperasi atau September, sepertinya belum disetorkan ke Dispenda. Termasuk pajak restoran di bandara. Namun demikian, pihaknya akan tetap menagih dua jenis pajak yang menjadi kewajiban pengelola bandara Selaparang.
 
Sofyan kembali menegaskan, penutupan bandara Selaparang tidak akan mengganggu target PAD Kota Mataram. Dimana, pada tahun 2011 ini Pemkot Mataram menargetkan PAD mencapai Rp 52 milyar. Karena, pihaknya akan mengoptimalkan beberapa potensi pajak yang ada di kota ini. Sementara itu, terkait dengan pajak bumi dan bangunan (PBB) bandara, mantan Kepala Dinas Kebersihan ini mengatakan, pengelola eks bandara Selaparang juga tetap diwajibkan membayar PBB, sesuai nilai pajak yang ditetapkan pusat. (ady)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.