Skip to Content

Bank Khusus Petani Sangat Diperlukan

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Para petani di NTB sangat membutuhkan modal yang memadai untuk meningkatkan produksinya. Akses modal yang berasal dari perbankan umum dinilai kurang bisa dimanfaatkan oleh petani karena masih sulit dalam proses mendapatkannya. Karena itu Bank Indonesia (BI) sebaiknya menyediakan bank khusus untuk petani dan UMKM seperti yang diterapkan negara agraris lainnya.
 
” Masyarakat NTB mayoritas menggantungkan hidupnya di sector pertanian serta UMKM, namun sayangnya dalam mengakses modal mereka masih sulit. Bank umum masih menerapkan persyaratan standar bagi semua pemohon kredit, sehingga kurang efektif bagi petani. ” kata Ketua Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI ) NTB Agus Sukito, S.Hut kepada Global Fm Lombok di Mataram jumat (12/2).
 
Menurut Agus, sebenarnya banyak program pemerintah baik yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam hal bantuan modal bagi petani, atau nelayan. Namun karena kurangnya sosialisasi terhadap semua program bantuan itu membuat tidak banyak kalangan petani dan nelayan yang merasakan manfaat dari program-program tersebut.
 
Ia merincikan beberapa program pemerintah yang digulirkan seperti program pengembangan usaha agribisnis pedesaaan (PUAP) dengan system bantuan lansung kepada petani. Ada juga program penggerak membangun desa (PMD) dan program LN3 yang diberikan kepada petani melalui yayasan social atau organisasi yang mengakar dimasyarakat. Selanjutnya terdapat program kredit usaha pembibitan sapi (KUPS) bagi petani ternak untuk meningkatkan mutu produksi sapi didaerah.
 
Agus mengatakan, disamping beberapa program diatas, masih banyak lagi program lainnya yang digulirkan seperti program bantuan social (bansos) dengan item yang beragam. Namun semua program ini tidak banyak yang sampai di masyarakat karena terhambat oleh factor kurangnya sosialisasi. Jika program ini sampai ke petani yang membutuhkan, itupun tidak merata. Hanya beberapa desa yang merasakan manfaat dari semua program itu.
 
Dengan adanya perbankan khusus untuk para petani kata Agus, maka aspek permodalan diyakini tidak akan bermasalah lagi. Systemnya adalah, petani, nelayan serta UMKM meminjam modal usaha kepada bank khusus tersebut tampa bunga dan terus mengawal usaha masyarakat itu dengan baik. Menurutnya, jika pemerintah masih mengandalkan bantaun dari APBN atau APBD, itu tidak akan cukup efektif karena masih birokratis. Dengan demikian solusi yang paling efektif adalah perbankan khusus petani harus dibangun oleh pemerintah dengan segala kemudahan aksesnya.(ris)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Aliansi Hijau PBB-PKNU, Upaya Perkuat Politik Jelang Pemilu

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Bulan Bintang (PBB) mendeklarasikan Aliansi Hijau di Jakarta, tanggal 20 Desember lalu. Aliansi Hijau merupakan kesepakatan PKNU dan PBB untuk bergabung dalam format konfederasi secara permanen, dan akan berjuang bersama-sama agar dapat menjadi peserta Pemilihan Umum 2014. Didaerah, Aliansi Hijau ini diupayakan untuk memperkuat posisi tawar politik baik di Pilkada muapun di Pemilu mendatang.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.