Bank Penyalur KUR Akan Dievaluasi
Selong (Global FM Lombok)-
Menteri Negara Koperasi dan UKM, Syarif Hasan, menegaskan bagi perbankan yang tetap meminta jaminan tambahan kepada rakyat yang mengajukan KUR maksimal 20 juta rupiah maka pejabatnya diancam akan dimutasi. Dia mengaku kecewa atas sikap perbankan yang tidak pro rakyat dengan mempersulit masyarakat mendapatkan dana KUR. Laporan itu banyak diterima langsung dari masyarakat saat melakukan kunjungan kerja ke provinsi se-Indonesia.
“ Kepada masyarakat yang memiliki usaha produktif, legalitas yang jelas, identitas KTP yang jelas, maka ajukanlah Kredit Usaha Rakyat. Saya pastikan tidak ada yang meminta jaminan. Kalau ada yang meminta jaminan lapor kepada Gubernur, lapor kepada Menteri, Insya Allah pejabat tersebut akan dimutasikan. Itu komitment. Sudah komitment nasional,” kata Syarif Hasan, acara peresmian pasar traditional Jor Jerowaru dan tempat PKL Taman Rinjani Selong, di Jerowaru, Jum’at (10/2).
Syarif Hasan, menyebutkan target penyaluran KUR tahun 2012 ini sebesar Rp 30 triliun atau meningkat Rp 10 triliun dibanding tahun lalu. Khusus NTB telah disalurkan KUR tahun 2011 senilai 665 miliar rupiah kepada 45 ribu lebih debitur dan bulan januari 2012 telah diserahkan 16,2 miliar kepada 365 UKM. Dana KUR akan disalurkan melalui 7 perbankan seperti BRI, Mandiri, BNI, BTN, Bukopin, Syariah Mandiri dan Bank NTB.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, H. Moh. Rusdi, menambahkan, sector usaha yang paling besar dibiayai masih pada sector perdagangan, yakni Rp 568 miliar atau 71,10 persen. Selanjutnya sector pertanian kelautan dan perikanan Rp 86,6 miliar atau 15,74 persen. Pada bulan Januari 2012 baru disalurkan Rp 16,2 miliar kepada 365 UMKM. (ozi)

Comments
Post new comment