Batal Panggil, Pansus Hanya Silaturahmi Wali Kota Mataram
Mataram (Global FM Lombok) -
Pansus Pemilu Kada Kota Mataram akhirnya batal memanggil Wali Kota Mataram, HM. Ruslan. Rencananya pada Kamis (20/5) depan, Pansus hanya akan silaturahmi dengan orang nomor satu di Kota Mataram ini. Kendati terjadi perubahan, dari awalnya Pansus akan memanggil Wali Kota Mataram menjadi silaturahmi. Tetapi, substansi pertanyaan yang akan disampaikan tidak berubah, yakni netralitas PNS dan politisasi anggaran pada kegiatan Wali Kota Mataram.
” Tak hanya itu, berdasarkan laporan masyarakat Pansus pun akan bertanya terkait kegiatan tunas pamit yang dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilu Kada. Pansus ingin mendengar secara langsung pernyataan yang telah disampaikan Wali Kota Mataram dalam acara tunas pamit. Apakah pernyataan tersebut, sama dengan yang dikeluhkan masyarakat. Karena, Pansus menginginkan Pemilu Kada Kota Mataram dapat berjalan dengan Jurdil atau jujur dan adil. Serta Luber atau langsung umum, bebas dan rahasia. ” kata Ketua Pansus, HM Husni yang dikonfirmasi wartawan usai rapat Pansus, diruang pimpinan DPRD setempat selasa (19/5).
Namun, belum diketahui apakah silaturahmi itu digelar secara terbuka ataukah tertutup bagi media. Tetapi, secara pribadi politisi PPP ini menginginkan agar koordinasi dengan Kepala Daerah Kota Mataram, dapat dilakukan secara terbuka. Ia tidak menampik, kalau ada beberapa anggota Pansus menginginkan koordinasi dilakukan secara tertutup. Namun, masalah itu nantinya sangat tergantung dari Wali Kota Mataram dan pihak Sekretariat Dewan kota yang mengatur pertemuan. Termasuk lokasi yang akan digunakan.
Sementara, anggota Pansus TGH. Muchlis mengatakan, silaturahmi dengan Wali Kota ini sebagai tindaklanjut atas laporan masyarakat. Sebagai mitra Kepala Daerah, tentu Dewan berhak mempertanyakan atau mengkroscek laporan masyarakat dengan Wali Kota maju dan religius ini. Ia menampik, kalau diinternal Pansus terjadi tarik ulur kepentingan atas rencana klarifikasi ke orang nomor satu di kota ini.
Debat Kandidat
Penyampaian visi dan misi calon Wali Kota Mataram, akan digelar diruang sidang DPRD Kota Mataram pada Jumat (21/5) depan. Dan dipastikan, tak ada dialog atau debat politik dalam penyampaian visi dan misi tersebut. Kepastian itu diungkapkan Sekwan setempat, HL. Indra Bangsawan pada wartawan diruangnya selasa siang, usai rapat bersama Wakil Ketua DPRD H. Didi Sumardi dan Ketua KPU Kota Mataram H. Lafat Akbar. Karena ini merupakan agenda DPRD, maka penyampaian visi dan misi tersebut dilakukan melalui rapat paripurna istimewa DPRD Kota Mataram, yang akan dimulai pukul 09.00 WITTA.
Indra mengatakan, masing-masing calon Wali Kota Mataram hanya diberi waktu selama 15 menit untuk menyampaikan visi dan misi. Sehingga, diharapkan masing-masing calon dapat mempergunakan waktu yang telah diberikan secara maksimal. Penyelenggara pun, membatasi jumlah pendukung yang menghadiri kegiatan tersebut. Dimana, setiap calon hanya diperbolehkan membawa 10 orang pendukung. Untuk mengantisipasi melebihnya jumlah pendukung, maka panitia mewajibkan pendukung membawa undangan yang telah diberikan ke masing-masing calon Wali Kota Mataram. Total undangan yang disebarkan mencapai 300 lembar.
Untuk pengamanan lanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat keamanan baik Polisi, TNI dan Pol PP Kota Mataram, untuk mengamankan jalannya penyampaian visi dan misi calon Wali Kota Mataram. Pihaknya pun berharap, rapat paripurna istimewa ini dengan agenda penyampaian visi dan misi calon Wali Kota Mataram, dapat berlangsung lancar dan tertib. Terkait dengan persiapan teknis, sudah hampir tuntas disiapkan. (ady)

Comments
Post new comment