Batu Sela Jadi Packet Tour Baru 2012
Giri Menang (Global FM Lombok)-
Asosiasi Biro Travel Agent Indonesia (ASITA) NTB dan Perhimpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) NTB akhir tahun 2011 menyepakati untuk menjadikan Batu Sela Desa Sesela Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat (Lobar) sebagai packet tour baru tahun 2012 ini. Di mana, Batu Sela akan dijadikan sebagai paket wisata kampung (country side tour) yang penuh dengan atraksi (event). Selain itu, Batu Sela akan dilengkapi dengan pasar seni untuk wisatawan berbelanja.
“ Kami telah merencanakan segala sesuatunya terkait dengan dijadikannya Batu Sela sebagai packet wisata baru 2012. Beberapa persyaratan packet wisata yang menarik bagi wisatawan, yakni kawasannya menerapkan sapta pesona, ada event, ada tempat belanja, ada transportasi dan lain sebagainya. Semua itu harus dapat dikemas dengan baik untuk pelayanan kepada wisatawan,” terang Wakil Ketua HPI NTB, Ahmad Hairi, kepada Reporter Global FM Lombok, di Senggigi, Lobar, Senin (2/1).
Ahmad mengatakan, Country Side Tour Batu Sela akan dijadikan wisata setengah hari (Half Day) dengan konsep atraksi. Setelah Tour Agent mengantarkan wisatawan ke Desa Sesela, selanjutnya wisatawan akan berkeliling di kawasan wisata Batu Sela menggunakan transportasi traditional, yakni cidomo. Tentu saja, cidomo yang akan digunakan telah dihias, sehingga terlihat menarik dan unik. Para kusir cidomo akan dibekali dengan pengetahuan pariwisata, meski tidak harus bisa berbahasa inggris.
Batu Sela papar Ahmad, merupakan kampung yang hampir seluruh masyarakatnya membuat kerajinan kayu ukir dan cukli. Puluhan tahun silam, kampung ini sangat ramai dikunjungi wisatawan, karena menjadi pusat kerajinan kayu ukir dan cukli. Tapi, adanya kasus Bom Bali dan kasus 171 membuat kampung ini mati suri. Kejayaan itulah yang ingin diangkat kembali di tahun kunjungan NTB dalam program Visit Lombok Sumbawa (VLS) 2012.
“ Wisatawan nantinya bisa melihat proses pembuatan kerajinan kayu ukir dan mencukli. Tidak saja itu, wisatawan akan diajari dan langsung membuat kerajinan kayu dan mencukli yang akan dibawa pulang. Mereka bisa menulis nama sendiri dan membuat motif atau gambar sesukanya. Atraksi itulah yang paling disuka wisatawan saat mereka berkunjung,” tambahnya. (ozi)

Comments
Post new comment