Skip to Content

BI Siapkan Kurikulim Kebanksentralan untuk Siswa

Jakarta – (Global FM Lombok)-
 
Kepala Biro Kebijakan Pengedaran Uang Bank Indonesia (BI) Eko Yulianto, mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyiapkan kurikulum kebanksentralan di sekolah-sekolah untuk kalangan siswa. Kurikulum tersebut sebagai salah satu upaya sosialisasi BI kepada masyarakat, khususnya kalangan siswa. Dalam kurikulum nantinya berisi cirri-ciri uang asli dan palsu. Dengan demikian, pencegahan penyebaran uang palsu di Indonesia dapat ditekan.

 
“ Untuk sementara kami akan lakukan uji coba di beberapa sekolah. Sekolah pertama di SMA Sukabumi. Selanjutnya di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jabodetabek dan Sumatera Selatan. Tentu, harus disiapkan tenaga guru untuk itu dan beberapa hal lainnya,” kata Eko Yulianto, saat menyambut kunjungan Forum Wartawan Ekonomi dan Bisnis (Forta Ekbis) NTB, di BI Jakarta, Selasa (9/11).

Eko menerangkan, dasar pemikirian dimunculkannya kurikulum tersebut, yakni semakin meningkatnya jumlah uang palsu di Indonesia. Dimana, uang palsu yang diterima BI dari masyarakat maupun para perbankan pada tahun 2010 mencapai 204.490 lembar atau meningkat dibanding 2009 sebanyak 79.846 lembar. Tahun 2011 ini juga diprediksi akan mengalami peningkatan, sehingga diperlukan langkah strategis untuk itu.
 
“ Uang rupiah palsu itu harus dimusnahkan dengan alat mesin racik uang kertas yang ada di BI bersama Kepolisian. Adanya peningkatan jumlah laporan ditemukannya uang palsu di tengah masyarakat menandakan sosialisasi BI berhasil. Dimana, masyarakat semakin pintar mengenali uang palsu dan berani melapor ke BI atau Kepolisian,” jelasnya.

Teknik pemalsuan uang rupiah lanjut Eka, selama ini terbanyak menggunakan teknik foto copy sebanyak 79,9 persen kemudian cetak laser 19 persen, sementara sisanya menggunakan sablon, scanner dan lain-lain. Teknik-teknik pemalsuan seperti ini masih bisa dikenali dengan mudah menggunakan 3 D. Dilihat, diraba dan diterawang, karena tekniknya pemalsuannya masih sederhana.

“ Meski demikian, BI akan terus meningkatkan fitur pengaman dalam lembaran uang kertas rupiah seperti tambahan cetak pelangi di pecahan Rp 20 ribu, Rp 50 ribu dan Rp100 ribu. Selain itu, ada beberapa tambahan fitur uang kertas baru yang dilakukan dan sudah mulai dicetak pada oktober 2011 ini,” tuturnya. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.