Skip to Content

BI Temukan 500 Lembar Uang Palsu Per Bulan

Jakarta (Global FM Lombok)-
 
Kasir Moda Senior Direktorat Pengedaran Uang (DPU) Bank Indonesia (BI) Susilo Wiyono Hadi, mengungkapkan, pihaknya dalam empat bulan terakhir terus menemukan uang palsu (Upal) yang berasal dari setoran uang masuk bank umum di Indonesia. Dimana, telah ditemukan rata-rata 500 lembar Upal nominal Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu per bulan. Upal tersebut lolos dari mesin deteksi di bank umum. Namun bagaimana uang palsu itu bisa lolos, belum diketahui secara detail.

 
“ Tidak setiap hari sih kami temukan ada Upal. Tapi terkadang pada hari tertentu kami terima sampai 30 lembar. Ini tentu sangat memprihatinkan.,” kata Susilo Wiyono Hadi, saat menjelaskan tugasnya kepada Forum Wartawan Ekonomi dan Bisnis (Forta Ekbis) NTB di kantornya, Kamis (10/11).

Susilo menuturkan, rata-rata bank umum saat ini sudah menggunakan mesin pendeteksi Upal yang sama dengan BI. Sebagian besar uang setoran bank umum itu dibawa ke BI oleh pihak ketiga yang bekerja sama dengan baik. Setelah masuk ke BI, uang itu disortir di ruang bawah tanah dengan penjagaan super ketat. Jika ditemukan ada Upal, maka nominal setoran bank umum itu dikurangi dengan jumlah Upal yang ditemukan.

“ Upal tersebut sering ditemukan terselip di antara lembaran uang yang hendak disortir. Dalam proses penyortiran, uang yang diterima dari bank umum itu dipisah antara uang yang layak edar dengan uang yang lusuh. Terdapat dua criteria uang yang layak edar, yakni dari kelusuhan dan bentuknya. Uang yang tidak layak edar dihancurkan dan diganti dengan yang baru,” jelasnya.  
 
Di ruang penyortiran uang terdapat 5 mesin dengan kecepatan tinggi. Per hari 1 mesin dapat menyortir 300 brood. Sementara, 1 brood isinya 1.000 lembar atau 10 pack dengan masing-masing pack 100 lembar. BI memiliki 2 mesin penghancur uang yang dalam sehari dapat menghancurkan 600 ribu lembar atau setara 600 brood.
 
Pantuan Reporter Global FM Lombok, ruang penyortiran dan penghancuran uang ini dijaga super ketat. Tidak semua orang yang bisa masuk ke dalam ruang bawah tanah tersebut. Petugas yang bisa masuk hanya yang sudah terdaftar. Setiap pintu hanya bisa dibuka dengan menggunakan kartu identitas petugas. Tidak diperkenankan membawa dompet, Hand Phone (HP) dan Camera saat berada di dalamnya.
 
Petugas keamanan melakukan pemeriksaan setiap orang yang akan masuk dan keluar dari ruangan tersebut. Di titik-titik tertentu terpasang camera tersembunyi, sehingga setiap aktifitas yang ada di dalam ruang tersebut terekam dan terlihat jelas. Sanksi bagi petugas yang berani bermain curang atau sejenisnya sangat berat, yakni dipidanakan dan diberhentikan bekerja di BI. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.