Skip to Content

BPS NTB Akan Buka Call Centre untuk Sensus Penduduk 2010

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, H. Soegarenda, MA, mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan salah satu operator seluler untuk membuka call centre. Pembukaan Call Centre itu dalam rangka sensus penduduk 2010 yang dilakukan 10 tahun sekali di tingkat dunia, termasuk Indonesia. Dimana, masyarakat tinggal mengirim pesan singkat (SMS) ke nomer call centre bagi yang belum terdata di tingkat desa/kelurahan. Peran aktif masyarakat yang melaporkan diri sangat diharapkan, khususnya di kota – kota besar.

 
“ Sebab, tidak sedikit masyarakat yang hidup di kota – kota besar, luput dan belum terdaftar di tingkat kelurahan. Call Centre juga bisa meminimalisir terjadinya pendataan ganda atau terlewati. “ kata H. Soegarenda, MA, di damping Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokeler Setda NTB, L. M. Faozal, S.Sos, M.Si, saat menggelar press conference di Kantor Gubernur NTB, Selasa (23/2).
 
Soegarenda mengaku belum ditetapkan berapa nomer call centre tersebut, karena masih dalam proses pembentukan. Dalam melakukan sensus penduduk NTB yang akan digelar 1 – 31 mei 2010 mendatang, akan diterjunkan sekitar 11 ribu orang, diluar petugas BPS. Jika dibagi dengan jumlah penduduk NTB sekitar 4,3 juta jiwa, maka paling tidak 1 orang petugas akan melakukan pendataan sekitar 100 orang per bulan.
 
“ Petugas pendata sendiri akan dilibatkan dan direkrut dari tingkat desa/kelurahan hingga kecamatan. DIPA BPS NTB untuk kegiatan sensus penduduk 2010 sekitar Rp 53 miliar. Belum lagi dana dari dekon, karena semua alat dan kertas pendataan di drop dari pusat. “ paparnya.
 
Sensus penduduk tahun ini lanjut Soegarenda, akan dilakukan secara door to door dengan beberapa item daftar pertanyaan kepada masyarakat, seperti keterangan individu, rumah tangga, kondisi dan fasilitas bangunan tempat tinggal. Kertas yang digunakan untuk pendataan di datangkan langsung dari pusat, karena menggunakan kertas khusus yang bisa dibaca mesin scanner.
 
Artinya, daftar pertanyaan yang diisi petugas pendata akan dikoreksi mesin scanner, sehingga tingkat kesalahan pendataan dapat ditekan, dibanding menggunakan system manual. Dalam hal ini, petugas pendata harus dididik terlebih dahulu, agar pengisian data bisa terbaca mesin scanner. Diperkirakan, hasil sensus penduduk Indonesia, termasuk NTB akan bisa diketahui pada bulan Agustus 2010 mendatang.
 
Lebih jauh Seogarenda menjelaskan, hasil sensus penduduk 2010 ini akan dijadikan dasar untuk disusunnya informasi kependudukan yang nantinya bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Sebagai contoh, bisa dijadikan sebagai dasar penentuann Daftar Pemilih Sementara (DPS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jika masyarakat tidak terdaftar pada sensus tahun ini, maka akan hilanglah hak politiknya.
 
“ Tapi, sensus kali ini tidak bisa menyuguhkan data penduduk miskin, karena dalam mengukur itu diperlukan indicator dan metode khusus. Paling tidak, 1 keluarga didata sekitar 2 jam dengan pertanyaan yang banyak, apabila ingin menyuguhkan data masyarakat miskin. “ jelasnya. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.