Skip to Content

BTDC Nilai Joint Venture Dengan Pemprov NTB Lebih Baik

Nusa Dua (Global FM Lombok)-
 
PT. Bali Tourism Development Corporation (BTDC) menilai usaha patungan (Joint Venture) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dalam membangun dan mengembangkan Mandalika Resort lebih baik. Dalam hal ini PT. BTDC dengan Pemprov NTB dapat membuat perusahaan yang diatur dengan nota kesepahaman (MoU). Joint Venture akan memberikan kesempatan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) NTB untuk berpartisipasi membangun Mandalika Resort.

 
“ Siapa tahu BUMD NTB memiliki investor yang tertarik berinvestasi di Mandalika Resort. Dalam MoU nantinya bisa diatur tugas dan kewenangan masing-masing pihak, seperti Pemprov NTB pembebasan tanan dan lain sebagainya. Intinya ada sharing antara PT. BTDC dengan Pemprov NTB nantinya,” kata Kepala Devisi Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata PT. Bali Tourism Development Corporation (BTDC), Alvaradar Erlangga Gandjar, saat menerima kunjungan wartawan NTB dan Humas NTB, di BTDC, Nusa Dua, Bali, Rabu (4/1).
 
Alvaradar menuturkan, masih terjadi tarik ulur terkait Joint Venture yang akan dilakukan, karena hal itu menyangkut dana. Selain itu, pihaknya juga telah menawarkan agar pengusaha local, seperti developer NTB dapat berpartisipasi membangun Mandalika Resort. Dimungkinkan juga ada MoU antara PT. BTDC dengan DPD Real Estate Indonesia (REI) NTB. Para developer dapat membangun beberapa fasilitas umum, termasuk perumahan bagi karyawan dan lainnya.
 
“ Pak Gubernur NTB telah menunjuk Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) NTB untuk merampungkan Joint Venture tersebut bersama BTDC. Masih terjadi tarik ulur hingga kini. Sebab, kami juga melaporkan segala sesuatunya kepada para pemegang saham di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sehingga belum ketumu,” terangnya.
 
Terkait pergantian nama BTDC menjadi BLTDC seperti yang diinginkan Presiden RI lanjut Alvaradar, hingga kini masih dalam pembahasan tingkat pemegang saham. Kementerian BUMN juga berencana mengganti BTDC menjadi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), sehingga lebih luas. Selanjutnya, BTDC dan LTDC dapat menjadi anak perusahannya. Tetapi hal itu juga masih dalam pembahasan. Sebab, sebuah nama merupakan icon yang menjadi nilai jual untuk dipasarkan tingkat nasional dan internasional. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.