Skip to Content

Buat Peta Sosial, Dompu Anggarkan Rp 2 M

Dompu (Global FM Lombok)-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu berencana membuat Peta Sosial tahun 2012 dengan anggaran sebesar Rp 2 miliar dari APBD. Peta social akan dijadikan acuan untuk mendata kemiskinan di daerah ini. Di mana, dalam setiap desa, warga yang terdata sebagai warga miskin, akan diberi label merah dan warga mapa diberi label warna biru. Mewujudkan itu, dalam waktu dekat akan dibuat kontrak kerja (KK) antara Bupati dengan Kepala Desa (Kades).

 
“ Penandatangan KK antara Bupati dengan Kades sebagai wujud berkomitmen untuk mensukseskan pembuatan peta sosial tersebut. Selain mencari data peta kemiskinan, peta social  juga akan dijadikan acuan untuk pengucuran bantuan social. Selama ini, penyaluran bantuan bagi warga miskin sering tidak tepat sasaran,” kata Bupati Dompu, H. Bambang M. Yasin, kepada wartawan, di Dompu, Kamis (19/1).

Bambang menjelaskan, peta social dibuat untuk meminimalisir terjadinya penyaluran bantuan yang salah sasaran, seperti beasiswa dan lainnya. Hal ini juga bisa menjadi indicator penentuan angka kemiskinan di daerah ini. Untuk membuat peta sosial desa yang sudah diuji cobakan di kecamatan manggelewa ini akan menggunakan foto satelit. Pembuatan peta sosial juga merupakan strategi untuk menurunkan angka kemiskinan sebesar 2 persen per tahun.
 
Dari data yang didapat dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dompu, angka kemiskinan yang hanya mengandalkan program peningkatan komoditi unggulan, pada tahun 2011 turun sebesar 1,9 persen. Diharapkan dengan dibuatnya peta sosial ini, penyaluran bantuan menjadi penyumbang penurunan angka kemiskinan di daerah ini. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.