Skip to Content

Calon Mahasiswa Jangan Mudah Terjebak Iming - iming Brosur

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) NTB, Drs. H. Ali A. Rahim, menghimbau, agar calon mahasiswa untuk tidak mudah terjebak dengan iming – iming brosor sebuah Perguruan Tinggi (PT). Sebab, saat ini musim penerimaan mahasiswa baru akan dimulai. Dimana, Banyak brosur-brosur bertebaran menawarkan jasa pendidikan tinggi bagi para lulusan SMA sederajat yang ingin melanjutkan studinya.

 
” Lembaga pendidikan dominan menawarkan jasa pendidikan tinggi bergerak di bidang pendidikan dan keguruan. Dalam hal ini, calon mahasiswa tamatan SMA, harus benar-benar jeli melihat  PT. ” ungkap Drs. H. Ali A. Rahim, kepada Reporter Global FM Lombok, di ruang kerjanya, Kamis (20/5).
 
Ali menyarankan agar para colon mahsiswa mencari PT Swasta atau PT Negeri yang bovafied dan ternama. Selain itu, program studi (Prodi) sebuah PT juga harus dilihat izinnya, apakah sudah ada atau tidak. Pasalnya, prodi yang tidak terakredikasi jelas ijazahnya tidak terpakai. Tidak ada player effect yang ditimbulkan dari ijazah yang dilahirkan dari perguruan tinggi yang terakredirasi.
 
Belakangan ini, masih banyak PTS yang menawarkan jasa bangku perkuliahan. Dalam brosur dipampang nama-nama besar dengan sederet gelar tenaga pengajar dan dosen yang menggiurkan. Meski dengan pampangaan seperti itu, bukan berarti PTS dan program studi (prodi) yang ditawarkan sesuai dengan keterangan brosur.
 
Ali menegaskan, calon mahasiswa tidak boleh menjadi korban dari praktek – praktek semacam itu. Sebut saja, seperti yang telah terjadi di PT Al-hafidz di Lombok Timur (Lotim) beberapa waktu lalu. Tapi, lembaga yang tidak jelas keberadaannya itu, saat ini sudah bubar. Selain itu, dipertanyakan juga keberadaan beberapa prodi di Universitas Muhammadiyah Mataram (UMM) dan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Mataram.
 
Prodi di sebuah PT seharusnya melihat dasar pertimbangan, seperti faktor hasil analisis kebutuhan daerah. Membuka jurusan Sejarah di FKIP misalnya harus berdasakan analisis kebutuhan guru sejarah. Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional (Kepmendiknas) No 234 tahun 2000 tentang syarat-syarat mendirikan perguruan tinggi dan mengadakan Prodi. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.