Mataram (Global FM Lombok)-
Delapan sekolah di NTB tidak dapat menerima dana Bantuan Operational Sekolah (BOS) pada triwulan I bulan Januari-Maret 2012. Kedelapan sekolah itu telah diajukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, tetapi tidak diterbitkan Surat Keputusan (SK) pembayaran BOS dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Terdapat beberapa alasan, seperti keterlambatan memasukkan data, izin sekolah belum ada dan lain sebagainya.
“ Delapan sekolah itu antara lain, 2 SMP dari Kabupaten Lombok Utara (KLU), 3 SMP dari Lombok Tengah, 1 SD dan 1 SMP dari Lombok Timur dan 1 SMP dari Lombok Barat (Lobar). Jumlah penerima dana BOS sebanyak 3.841 sekolah, terdiri dari 3.064 sekolah SD dan 777 sekolah SMP,” sebut Kepala Dikpora NTB, Drs. H. L. Syafi’i, MM, kepada wartawan, di Mataram, Sabtu (4/2).
Syafi’i menjelaskan, 2 SMP di KLU belum menyampaikan Lembar Kerja Individual Sekolah (LKIS) pada Dikpora KLU dan SMPN 2 Narmada Lobar terlambar memasukkan data. Dua sekolah di Lotim, yakni SMP islam NW Tebaban dan SD 3 Sugian belum memiliki izin operational. Begitu juga 3 sekolah di Loteng diminta untuk mengurus izin sekolah terlebih dahulu.
Sebanyak 3.841 sekolah pada tahun 2012 ini menerima dana BOS sebesar Rp 461miliar. Tahun ini sasaran dana BOS, meliputi 3.064 untuk SD dan 777 SMP dengan rincian untuk SD akan diberikan kepada 542.296 orang siswa, masing-masing menerima Rp 580 ribu per tahun atau mencapai Rp 314 miliar setahun.
Sementara, untuk SMPakan diberikan kepada 175.454 orang siswa, masing-masing sebesar Rp 750 ribu per tahun atau mencapai Rp 124 miliar. Sedangkan dana cadangan BOS yang di terima Provinsi NTB sebesar Rp 15,7 miliar. (ozi)
ShareThis
Comments
Post new comment