Skip to Content

Di NTB Tidak Ada Matahari Kembar

Mataram (Global Fm Lombok)
 
Wakil Gubernur NTB Ir H Badrul Munir, Msc menegaskan kepada publik terkait dengan komitment kekompakan mereka dalam memimpin NTB bersama Gubernur KH M Zainul Majdi, MA. Ia menegaskan bahwa tidak ada matahari kembar di birokrasi pemerintahan NTB, matahari NTB cuma satu yakni KH M Zainul Majdi sebagai Gubernur. Pernyataan ini bisa jadi untuk menepis anggapan masyarakat terkait dengan isu perbedaan diantara dua pemimpin tersebut.

 
Komentar Wagub tersebut muncul saat memberikan materi dalam rangka Seminar dan Launching Buku yang berlansung di Arena Budaya, Universitas Mataram Sabtu (7/8). Wagub mengatakan, Gubernur dan Wakil Gubernur sudah mempunyai tugas dan fungsi masing-masing sesuai dengan aturan. Gubernur tentu tidak bisa menjadi Wagub, dan Wagub tidak bisa menjadi Gubernur. Artinya tanggung jawab dan fungsi masing-masing jabatan harus dilaksanakan sesuai dengan koridor yang ada.
 
Wagub menerangkan, didalam pemerintahan ada tiga jenis tantangan birokrasi yang dihadapi, yakni birokrasi yang pro perubahan, pro status quo dan pro wait and see. Birokrasi yang pro perubahan didominasi oleh kalangan muda yang belum mendapatkan jabatan penting didalam pemerintahan. Sikap Pro status quo kebanyakan berada dikalangan pejabat eselon II yang sudah dalam posisi yang tinggi. Namun tidak semua pejabat eselon II bisa bersikap seperti itu, karena faktanya banyak yang berpikiran maju dan menghendaki perubahan. Sementara pro wait and see berada dikalangan yang hanya menunggu arak perkembangan birokrasi dari waktu ke waktu.
 
Dari pantauan Global FM Lombok, sejumlah pertanyaan muncul dalam seminar tersebut yang dilontarkan oleh peserta seminar. Sejumlah narasumber yang dihadirkan seperti Prof Dr H Mansur Ma’sum, M.A Muazzar Habibi dan Wagub H Badrul Munir menjawab pertanyaan peserta secara bergilir. Dalam hal menggunakan waktu yang efisien untuk mengelola pemerintahan, Wagub mengatakan pihaknya tidak terlalu menguras tenaga untuk mengurus birokrasi jika terjadi persoalan ditingkat internal. Namun yang terpenting adalah, bagaimana energy yang dimiliki oleh pimpinan bisa dioptimalkan untuk mengurus rakyat dan segara persoalannya.(ris)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Aliansi Hijau PBB-PKNU, Upaya Perkuat Politik Jelang Pemilu

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Bulan Bintang (PBB) mendeklarasikan Aliansi Hijau di Jakarta, tanggal 20 Desember lalu. Aliansi Hijau merupakan kesepakatan PKNU dan PBB untuk bergabung dalam format konfederasi secara permanen, dan akan berjuang bersama-sama agar dapat menjadi peserta Pemilihan Umum 2014. Didaerah, Aliansi Hijau ini diupayakan untuk memperkuat posisi tawar politik baik di Pilkada muapun di Pemilu mendatang.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.