Skip to Content

Dikpora NTB Targetkan Posisi Ketujuh UN Jujur Nasional

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Departemen Pendidikan Nasional (Dediknas) RI dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menginginkan agar pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2010 ini dapat dilaksanakan dengan jujur dan obyektif. Berdasar hasil pelaksanaan UN tahun 2009, NTB berada pada posisi ke 17 tingkat nasional dalam hal kejujuran. Pada tahun 2010 ini, ditargetkan tingkat kejujuran pelaksanaan UN di NTB mencapai posisi ketujuh nasional.

 
” Berbagai upaya dilakukan dalam mewujudkannya, termasuk seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) bersedia disumpah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) kabupaten/kota masing – masing. Selain itu, para pengawas juga akan menandatangani surat pernyataan yang hampir sama dengan sumpah. ” kata Kepala Dikpora NTB, Drs. H. L. Syafi’i, MM, di dampingi Kabag Humas Setda NTB, L. M. Faozal, S,Sos, M.Si, saat menggelar press conference di Aula Handayani Dikpora NTB, Selasa (9/3).
 
Syafi’i mengungkapkan, terdapat banyak perbedaan mendasar pada pelaksanaan UN tahun ini dengan tahun – tahun sebelumnya. Salah satunya, UN tidak lagi dijadikan sebagai satu – satunya penentu kelulusan, karena akan ada UN susulan bagi para siswa yang tidak lulus pada UN utama. Selain itu, dalam surat BSNP disebutkan, bagi siswa yang melanggar aturan akan diberikan sanksi tidak diluluskan pada mata pelajaran (Mapel) yang di-UN-kan. Siswa melanggar aturan apabila membawa HP di kelas, menyebarkan atau memberikan kunci jawaban palsu dan bekerjasama dengan murid lain setelah diperingati sebanyak 3 kali.
 
Syafi’i menyebutkan, jumlah peserta UN tingkat SMP/MTs baik negeri dan swasta sebanyak 80.759 orang, SMA/MA 44.039 orang dan SMK 11.572 orang. Sementara, jumlah siswa yang akan mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) SD/MI baik negeri dan swasta sebanyak 89.799 orang. Ditargetkan tingkat kelulusan tahun ini naik 3 digit dari tahun 2009, yakni SMP/MTs minimal 91,82 persen, SMA/MA 85,5 persen dan SMK 81,41 persen.
 
” Selanjutnya, tingkat kelulusan SD/MI pada UASBN minimal 99,60 persen. Bagi kabupaten/kota di NTB yang menyelenggaran UN dan UASBN paling jujur akan diberikan penghargaan, berupa pemberian program – program pendidikan tambahan. Sebaliknya, yang tidak jujur akan diberikan punishment atau sanksi sesuai kesepakatan. ” pungkasnya.
 
Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajad, akan digelar mulai 22-24 Maret 2010. Wali Kota Mataram HM. Ruslan pun mengingatkan peserta UN dan orang tua, mengantisipasi beredarnya kunci jawaban UN yang tidak diketahui kebenarannya. Baik yang diedarkan pihak tertentu lewat pesan singkat (sms) atau dalam bentuk apapun, demi mendapatkan imbalan atau keuntungan.
 
” Tidak hanya peserta UN, dalam pertemuan dengan seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) mulai tingkat SD hingga SMA se Kota Mataram, Kepsek saya minta untuk memperhatikan masalah kunci jawaban palsu tersebut. Kunci jawaban UN yang diedarkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab, akan menjebak peserta UN itu sendiri. Padahal, sampai saat ini ataupun mendekati UN, soal yang akan diujikan dalam UN belum diketahui. ” ungkapnya.
 
Selain mengingatkan masalah kunci jawaban palsu, Ruslan juga meminta pengawas UN tidak terlalu over protectif dalam mengawasi peserta. Karena, akan mempengaruhi psikologis peserta UN. Mengingat pengawas UN dilakukan secara acak, tentu peserta akan merasa asing dengan pengawas yang bukan merupakan guru disekolahnya. Ruslan pun menegaskan, hal terpenting yang harus dilakukan dalam penyelenggaraan UN tahun ini di Kota Mataram adalah, tetap mempertahankan kejujuran baik dari siswa maupun guru dan seluruh sekolah.
 
Hal senada juga dikatakan Plt Kepala Dinas Dikpora Kota Mataram, HL. Makmur Said. Menurutnya, jangan sampai peserta UN dan orang tua tertipu dengan munculnya pesan singkat terkait kunci jawaban UN. Kalaupun ada siswa yang tidak lulus dalam UN utama, maka yang bersangkutan dapat mengikuti UN ulangan yang akan dilaksanakan pada 10-14 Mei mendatang. Untuk kelulusan, Makmur menuturkan, nilai rata-rata adalah 5,5 pada seluruh mata pelajaran yang diUNkan. Namun, bila ada nilai 4 pada dua mata pelajaran, maka peserta tersebut dapat dinyatakan lulus UN. (ozi/ady)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.