Diskoperindag Kota Mataram Minta Segara OPM Gula
Mataram (Global FM Lombok) –
Harga gula di beberapa pasar tradisional di Kota Mataram terus merangkak naik. Dimana, harga gula saat ini telah menembus angka Rp 11.500 per kg dari harga normal sekitar Rp 9000-9500 per kg. Namun, hingga kini belum terlihat ada upaya dari pemerintah untuk menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) gula.
” Dalam rapat yang digelar dengan pihak-pihak terkait kemarin, Diskoperindag Kota Mataram telah meminta agar pemerintah segera menggelar OPM. Karena, harga gula saat ini sudah terlalu mahal bagi masyarakat menengah ke bawah. ” kata Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram, Ir. Bambang Juni Wartono, saat dikonfirmasi Global FM Lombok, via ponselnya jumat (22/1).
Bambang menjelaskan, OPM gula belum dapat dilakukan karena masih belum jelasnya pihak-pihak yang bertanggungjawab atas pelaksanaan OPM gula. Salah satu contoh masalah subsidi. Siapa yang mensubsidi, apakah pemerintah pusat ataukah dari pemerintah daerah. Termasuk, masalah mekanisme penyaluran dan alokasi gula yang akan diOPMkan.
” Memang, pada bulan depan atau Februari nanti akan ada 9000 ton gula yang akan masuk ke NTB. Namun belum bisa diketahui, berapa banyak gula yang dialokasikan untuk OPM. Karena, pihak distributor belum mendapatkan kepastian terkait harga beli gula dari gudang PTPN di Surabaya. ” tambahnya.
Ditambahkan Bambang, 9000 ton gula yang akan masuk ke NTB nanti, dilakukan secara bertahap. Ini dikarenakan, beberapa gudang yang dimiliki para distributor tidak mampu menampung dengan kapasitas diatas 5000 ton. Diskoperindag berharap, agar OPM gula segera terwujud sehingga masyarakat tidak khawatir lagi dengan mahalnya harga gula di pasar. (ady)

Comments
Post new comment