Skip to Content

Disnakertrans NTB dan Perbankan Gelar TOT

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB bersama beberapa perbankan di NTB, seperti BNI, BRI, BCA dan Mandiri menggelar Training of Trainer (TOT) atau pelatihan bagi para tutor/pengajar. Sebanyak 40 orang tutor yang berasal dari Disnakertrans dan perbankan yang telah dididik itu nantinya akan melatih para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk program perluasan Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus TKI.

 
“ Hal itu menindaklanjuti penandatanganan naskah kerjasama (MoU) antara Menakertrans RI dengan Gubernur BI bulan Agustur 2011 lalu,” kata Kepala Disnakertrans NTB, Ir. H. Mokhlis, ditemani Kabid Pengembangan Transmigrasi H. M. Mahdi dan Kabid Perlindungan Hubungan Industrial , Sutanto, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Selasa (22/11).
 
Mokhlis mengutarakan, pelatihan diprakarsai BI, karena disadari perbankan dipastikan menerima keuntungan jasa dari pengiriman uang (Remittance) TKI yang mencapai Rp 600 miliar per tahun. Pemberian KUR bagi TKI belum berjalan, karena masih menunggu Standard Operational Procedure (SOP) yang masih dalam proses penggodokan. Dalam SOP itu termuat bagaimana skema KUR, kemudahan agunan hingga keringanan bunga.
 
Selama ini pihak perbankan lanjut Mokhlis, dinilai lambat menangkap peluang transaksi pertukaran gaji para TKI. Sebagai contoh, PJTKI mendapat gaji karyawan dari pengguna (user) TKI di Malaysia. Dimana, user membiayai biaya perjalanan calon TKI dengan syarat dan ketentuan gajinya akan dipotong secara bertahap.
 
“ Pemotongan gaji itu seharusnya tidak dilakukan di Malaysia, tetapi harus di Indonesia. Itulah yang harus di ambil alih (Take Over) perbankan, sehingga perputaran uang tidak di Malaysia, tetapi di NTB. Peluang itu harus ditangkap,” imbuhnya.
 
Mokhlis menerangkan, tahun 2006 silam, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB pernah memberikan bantuan modal bagi para CTKI melalui Koperasi dan Perbankan. Tapi program tersebut macet, karena pengembalian modal tersendat. Para CTKI yang telah diberikan pinjaman modal tidak mengembalikan pinjamannya ke pemerintah.
 
“ Selama ini juga perbankan belum memberikan kontribusi bagi para TKI berupa modal. Adanya pelatihan dan perluasan KUR bagi TKI ini diharapkan dapat terealisasi sebagai salah satu kontribusi perbankan di NTB,” ungkapnya. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.