Skip to Content

Dua Pembalap Australia Raiah Juara Etape Kedua TDLS 2011

Selong (Global FM Lombok)-
 
Edmund Hollands pembalap sepeda asal Australia dari tim EDH Eddy Hollands Bicycle rebut juara pertama Lomba balap Sepeda Tour de Lombok Sumbawa (TDLS) 2011 pada etape kedua yang menempuh jarak 125 km, Rabu (14/12). Ia berhak mendapat hadiah senilai US$ 600. Pada etape kedua, start dimulai dari kawasan wisata Mandalika Lombok Tengah, Edmund Holland mencatat waktu 3 jam 8 menit 46 detik mengungguli Alex Malone dengan catatan waktu 3 jam 8 menit 46 detik yang juga merupakan pembalap sepeda asal Australia dari tim VCM V Cool MS Motor. Hadiah yang diraih senilai US$ 400.

Pembalap nasional Indonesia, Herwin Jaya dari tim PSN Polygon Sweet Nice Surabaya berhasil meraih tempat ke tiga dengan catatan waktu 3 jam 8 menit 46 detik. Sukses tersebut membuat, Alex Malone berhak menggunakan kaos kuning atau Yellow Jersey sebagai tanda pemimpin lomba pada etape ketiga balap Sepeda TDLS 2011, Kamis (15/12) yang menempuh jarak 150 kilometer start Pelabuhan Poto Tano kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Taliwang dan finish di Kabupaten Sumbawa.
 
Sementara gelar juara untuk kategori sprint (kecepatan) diraih pembalap asal Australia Alex Malone dari tim VCM V Cool MS Motor dan berhak menggunakan kaos hijau Green Jersey. Untuk urutan ke dua diraih Herwin Jaya dari tim PSN Polygon Sweet Nice, Surabaya disusul Kisnanto Nugroho yang membela tim Pengprov ISSI DIY. Kaos kuning diberikan kepada pembalap yang tampil sebagai pimpinan klasemen umum, sementara pembalap yang tampil sebagai juara sprint berhak menggunakan kaos hijau.
 
Selain kaos kuning dan hijau, juga terdapat kaos bertotol merah (red polka dot jersey) yang berarti menjuarai etape tanjakan. Di kategori ini raja tanjakan atau king of mountain diraih pembalap sepeda nasional Dani Lesmana yang tergabung di tim PSN Polygon Sweet Nice, Surabaya.
 
Ditempat kedua diraih juga pembalap nasional Kurniawan yang membela tim Cikeas Cyling dan disusul di tempat ke tiga Riyanto dari tim Gilass Club. Untuk kategori pembalap nasional terbaik kembali diraih Herwin Jaya dari tim PSN Polygon Sweet Nice, Surabaya. Sementara, untuk kategori tim diposisi pertama di raih Polygon Sweet Nice, Surabaya, tempat kedua Eddy Hollands Bicycle, dan ditempat ke tiga di raih Custom Cylcling Club.
 
Usai lomba dalam keterangannya kepada wartawan, Edmund Hollands mengaku rute etape ke dua ini sangat berat dan sulit atau sama dengan etape pertama. Ia menilai etape kedua ini cukup terbantu dengan cuaca yang mendung dan hujan, walau di saat start masih merasakan panasnya terik matahari. " Pada etape ketiga di pulau Sumbawa, kami akan melakukan evaluasi dan mempelajari profile jalur yang akan dilalui. Tim kami menargetkan akan mendapatkan juara umum dan juara tim,” harapnya.
 
Hal senada juga diungkapkan masing-masing pembalap yang meraih juara di etape pertama TDLS 2011 dalam sesi confrensi pers, diantaranya Herwin Jaya, Alex Malone dan Dani Lesmana yang mengakui lintasan cukup berat dan melelahkan, tetapi cukup terbantu dengan hujan. Event yang berlangsung tanggal 13-15 Desember itu secara keseluruhan menggelar tiga etape dengan total jarak sekitar 400 km, melewati tujuh kabupaten/kota di NTB dan melintasi Selat Alas (Pulau Lombok-Pulau Sumbawa). (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.