Dua SMK NTB Diberikan Dana SMK Invest
Mataram (Global FM Lombok) –
Direktur Jenderal Pembinaan SMK, Management Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) Depdiknas RI, Dr. H. Joko Sutrisno, menyebutkan, terdapat dua SMK di NTB akan diberikan dana SMK Invest (Penguatan) sebesar Rp 19 milyar dalam 4 tahun kedepan. Kedua sekolah tersebut, yakni SMKN 3 Mataram dan SMKN Bima. Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan alat, sarana prasarana pendidikan, pemantapan kurikulum hingga penambahan wawasan guru.
” SMK akan dibuat menjadi sebuah solusi bagi pembangunan perekonomian nasional yang saat ini belum seimbang antara angkatan kerja dengan lapangan kerja yang tersedia. ” kata Dr. H. Joko Sutrisno, saat memberikan sambuatan pada acara Workshop Pembiayaan Pendidikan, di Aula SMKN 2 Mataram, Sabtu (23/1).
Joko memaparkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebeesar 4,2 persen, hanya bisa menampung tenaga kerja sebanyak 140 ribu – 150 ribu. Sementara, jumlah tenaga pencari kerja mencapai 1, 5 juta orang setiap tahun. Artinya, terdapat sekitar 600 ribuan orang menganggur, sehingga menambah beban perekonomian Indonesia. Banyaknya SMK yang ada akan bisa mengatasi masalah itu, yakni dapat mencetak tenaga kerja professional dan menciptakan lapangan kerja sendiri bagi para lulusan SMK.
Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 3 Mataram, Faisal, mengungkapkan, dana SMK Invest dari APBN itu akan digunakan dengan optimal. Dari Rp 19 milyar, SMKN 3 Mataram mendapat hanya 30 persen saja, sisanya 70 persen ke SMKN Bima. Besarnya dana yang diterima tergantung dari program dan kebutuhan masing – masing sekolah. Lebih rinci dipaparkan Faisal, dana SMK Invest, 30 persen digunakan untuk merehap dan 70 persen untuk pengadaan alat, fasilitas pembelajaran hingga proses belajar mengajar.
” Sebagai salah satu SMK bertaraf Internasional, kami akan melakukan kerjasama dengan para mitra dari kalangan perusahaan/industry tingkat daerah, nasional hingga internasional. ” pungkasnya. (ozi)

Comments
Post new comment