Skip to Content

Eksekutif Sepakat Ajukan Kembali Raperda Retrebusi Tailing Newmont

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Pemprov NTB menyapakati masukan dari anggota komisi III DPRD NTB yang menginginkan agar draf rancangan peraturan daerah (raperda) retrebusi tailing (limbah) PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) agar diajukan kembali untuk dibahas. Perda retrebusi tailing Newmont memang dinilai sangt penting, mengingat perusahaan tambang terbesar di NTB ini hanya membayar retrebusi lingkungan yang nilainya tidak seberapa.
 
” Memang raperda retrebusi tailing sudah diajukan ke DPRD NTB sejak masa pemerintahan Gubernur H Harun Alrasyid. Namun dalam rejarahnya, raperda retrebusi tailing itu mengalmi penundaan pengesahan karena belum adanya regulasi yang menjadi payung hukum retrebusi tersebut. ” kata Kepala Biro Keuangan Setda NTB H Awaludin saat hearing dengan anggota komisi III DPRD NTB sabtu (30/1).
 
Anggota komisi III, Suharto ST, mengatakan, Newmont memang seharusnya sudah memberikan retrebusi khusus bagi tailing yang dibuang kedasar laut setiap hari. Dimana dalam satu hari, tailing Newmont yang dibuang kelaut mencapai 190 ribu ton. Retrebusi yang diinginkan adalah 1 rupiah per kilo gram (kg) tailing. Sehingga dalam satu hari saja, Newmont harus membayar ke pemerintah daerah sebesar 120 juta rupiah dari jumlah tailing yang dibuang sebanyak 190 ribu ton tersebut.
 
Suharto mengatakan, retrebusi tailing Newmont akan digunakan untuk mensejahterakan masyarakat serta untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Karena dalam satu tahun, pemerintah daerah bisa mendapatkan hasil tambahan dari Newmont sebesar 43,2 milyar rupiah diluar pembayaran royalti yang setiap tahun diberikan oleh perusahaan ini. 
 
Dalam kesempatan itu, anggota komisi III, Biro Keuangan serta sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang hadir menyepakati konsep pengajuan raperda retrebusi tailing newmont untuk segera disahkan oleh DPRD NTB. Menurut, anggota komisi III lainnya, H Najamudin Moetafa, Newmont selama ini tidak banyak memberikan kesejahteraan untuk masyarakat NTB. Karena itu, transparansi serta dibukanya peluang-peluang retrebusi baru untuk daerah diharapkan bisa lebih meningkatkan taraf hidup masyarakat NTB dengan keberadaan tambang tersebut.(ris)
 
 

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Aliansi Hijau PBB-PKNU, Upaya Perkuat Politik Jelang Pemilu

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Bulan Bintang (PBB) mendeklarasikan Aliansi Hijau di Jakarta, tanggal 20 Desember lalu. Aliansi Hijau merupakan kesepakatan PKNU dan PBB untuk bergabung dalam format konfederasi secara permanen, dan akan berjuang bersama-sama agar dapat menjadi peserta Pemilihan Umum 2014. Didaerah, Aliansi Hijau ini diupayakan untuk memperkuat posisi tawar politik baik di Pilkada muapun di Pemilu mendatang.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.