Gubenur NTB : Jangan Jadi Provinsi Wacana
Mataram (Global FM Lombok) –
Gubernur NTB, KH. M. Zainul Majdi, MA, menegaskan, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) NTB hendaknya dapat memiliki inovasi dan terobosan yang realistis dalam setiap program kebijakan. Jangan sampai SKPD NTB masih dalam tataran konsep saja, tetapi harus dibarengi dengan kemampuan untuk melaksanakannya. Terlebih, rendahnya tingkat realisasi program itu, justri lebih dominant berasal dari factor ketidakfahaman SKPD terhadap tugas pokok dan fungsinya serta pokok – pokok persoalan daerah.
” Hal itu menyebabkan, para pimpinan SKPD terkesan gamang dalam mengambil tindakan nyata. ” tegas KH. M. Zainul Majdi, MA, didampingi Wagub NTB, Ir. H. Badrul Munir, MM, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Drs. H. Abdul Malik, MM, pada saat memimpin acara evaluasi Kinerja SKPD NTB di Ruang Rapat Utama (RRU) Kantor Gubernur NTB, Senin (25/1).
Majdi menuturkan, Pemprov NTB tidak ingin diberi predikat sebagai provinsi wacana. Artinya, banyaknya program yang dicanangkan Pemprov NTB, tapi hanya terhenti pada tataran konsep saja, tanpa diikuti adanya terobasan dan langkah kongkrit dalam implementasinya. Setiap SKPD NTB lanjutnya, tidak boleh lagi terjebak pada program rutinitas semata, tapi harus ditingkatkan semangat dan etos kerjanya dalam melaksanakan program kerja yang telah ditetapkan.
Pantuan Reporter Global FM Lombok, setiap SKPD NTB mengekspose hasil capaian kinerja dari pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Dipaparkan juga beberapa kemajuan yang dicapai, kendala dan solusi yang ditawarkan dalam mengatasi permasalahan yang ada. Evaluasi kinerja itu juga dapat dilihat sejauh mana para pimpinan SKPD NTB dapat merealisasikan janji – janji yang tertuang dalam program kerjanya.
Selain itu, apakah kegiatan itu dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat. Sesekali Gubernur dan Wagub NTB mempertanyakan beberapa SKPD yang datanya tidak sama dengan data riil di lapangan. Hal itu mengakibatkan, alokasi waktu yang disediakan bagi SKPD menjadi molor hingga ditemukan titik temu masalah dan solusinya. (ozi)

Comments
Post new comment