Gubernur NTB Beri Hadiah Pemenang Lomba KF Nasional
Mataram (Global FM Lombok) –
Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA, meminta agar para warga belajar (WB) yang telah dididik pada program Keaksaraan Fungsional (KF) pola 32 hari untuk dapat mengamalkan ilmu yang didapat. Sebab, jika ilmu tidak diamalkan, maka sama seperti pohon yang tidak berbuah. Selain itu, ilmu yang didapat menjadi sia – sia dan cepat hilang dari ingatan. Dengan adanya ilmu memuat WB tambah faham tentang berbagai hal, sehingga tidak mudah ditipu orang.
” Bahkan, dengan ilmu pengetahuan, WB akan menjadi manusia yang mulia dan bisa meningkatkan taraf hidupnya. ” kata TGH. M. Zainul Majdi, MA, ditemani Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, H. L. Syafi’i, Koordinator AKINO, ABSANO dan ADONO (3A), H. Soedaryanto, saat menerima 6 orang pemenang pada lomba pendidikan KF nasional di Ruang Rapat Utama (RRU) Kantor Gubernur NTB, Senin (6/9).
Majdi mengaku bangga dengan WB yang bisa mengharumkan nama NTB dalam ajang lomba tingkat nasional. Terlebih, WB tersebut merupakan hasil didikan pada program KF pola 32 hari yang baru kali pertama dilakukan. Hal itu dalam upaya menyukseskan program Angka Buta Aksara Nol (ABSANO) pada tahun 2013 mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Majdi memberikan hadiah berupaya dana pembinaan masing – masing senilai Rp 2,5 juta kepada 5 WB yang berhasil menjadi juara Harapan I Nasional Lomba Drama Peserta Didik KF Nasional di Bandung bulan Agustus 2010. Kelima orang yang berasal dari PKBM Latansa Kamasan Monjok Mataram itu, yakni Hadijah, Jahar, Nur Hasanah, Yuni dan Mahsin. Mereka sehari – hari bekerja sebagai pedagang, petugas kebersihan, ibu rumah tangga dan buruh. Selain itu, Majdi memberikan hadiah senilai Rp 3 juta bagi tutor (pendidik) asal Tanjung Karang Ampenan , Nurul Islamyati, sebagai pemenang juara 3 pada lomba karya tulis tentang KF nasional.
Kadis Dikpora NTB, H. L. Syafi’i menambahkan, NTB juga telah meraih beberapa penghargaan nasional, seperti juara 2 nasional Gebyar Prestasi peserta didik dan pameran hasil karya pendidikan kesetaraan, cerdas cermat paket A untuk wilayah Indonesia Timur pada bulan Juli 2010. Mereka berasal dari PKBM Tunas Aksara Kuripan Lombok Barat. Selain itu, juara 2 nasional Lomba Karya Tulis (LKT) Tutor pendidikan keaksaraan dalam evaluasi pembelajaran pendidikan kesetaraan paket A, B dan C pada bulan Juli 2010 di Surabaya yang diraih Satria Budiman, S. Pd. (ozi)

Comments
Post new comment