Skip to Content

Gubernur NTB Cabut SK Pembentukan LSP

Mataram (Global FM Lombok) – 
Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA, segera merespon polemic yang terjadi di tengah masyarakat, khususnya Legislatif NTB yang mempermasalahkan kepengurusan Badan Promosi Pariwisata (BPP) NTB atau Lombok Sumbawa Promo (LSP). Dimana, Gubernur NTB akhirnya mengeluarkan Keputusan No. 122 tahun 2010 tentang pencabutan Keputusan Gubernur No.362 tahun 2008 tentang pembentukan LSP.

“ Dengan demikian, kepengurusan LSP periode 2008 – 2013 tidak berlaku lagi, karena harus disesuaikan dengan UU No.10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Selanjutnya, akan dibentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah yang baru sesuai dengan UU Kepariwisataan tersebut. ” kata Sekda NTB, Drs. H. Abdul Malik, MM, didampingi Kadis Budpar NTB, Drs. L. Gita Aryadi, M,Si, Staf Ahli Gubernur, Nasibun, SH, MTP, Karo Keuangan Setda NTB, H. Awaluddin, SE, Karo Hukum Setda NTB, Desak Putu Yuliastini dan Kasubag Pemberitaan Humas Protokoler Setda NTB, Gede Aryadi, di Ruang Sekda NTB, Senin (15/2).
Malik menjelaskan, bila dikaitkan dengan UU No.32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, maka Gubernur dan Wagub dilarang membuat keputusan secara khusus memberikan keuntungan bagi diri, anggata keluarga, kroni, golongan tertentu atau kelompok politiknya yang bertentangan dengan UU, merugikan kepentingan umum dan meresahkan sekolompok masyarakat atau mendistriminasi warga Negara dan atau golongan masyarakat lain.
Dalam hal ini lanjut Malik, Gubernur dan Wagub tidak melakukan hal itu, karena masuknya Gubernur dan Wagub di LSP didasari pertimbangan untuk kelancaran pelaksanaan tugas – tugas dalam pengembangan dan percepatan pembangunan di bidang kepariwisataan NTB. Artinya, Gubernur dan Wagub tidak menerima gaji tetap dari LSP, kecuali honor kegiatan. LSP juga bukan suatu perusahaan milik swasta, Negara/daerah dan bukan juga suatu yayasan.
” LSP tidak memiliki akta notaries dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), karena ditetapkan dengan SK Gubernur NTB. Pemerintah Daerah memberikan dana hibah operational sebesar Rp 900 juta selama satu tahun. LSP sudah legal dari segi hukum dan kelembagaannya. ” jelasnya.  
Terkait dana penyelenggaraan Tourism Indonesia Mart and Expo (TIME) tahun 2009 sebut Malik, Pemprov NTB memberikan dana hibah Rp 5 miliar dan sesuai dengan pasal 43 ayat (4) Permendagri No. 13 tahun 2006 jo No 59 tahun 2007 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah. Sementara untuk pelaksanaan system swakelola sesuai dengan Kepres No. 80 tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah. Keuangan itu telah dipertanggungjawabkan LSP dalam 2 tahap, yakni Rp 3 miliar bulan oktober 2009 dan Rp 2 miliar pada bulan januari 2010. Penganggaran TIME tahun 2010 akan dilakukan pada APBD perubahan. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Aliansi Hijau PBB-PKNU, Upaya Perkuat Politik Jelang Pemilu

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Bulan Bintang (PBB) mendeklarasikan Aliansi Hijau di Jakarta, tanggal 20 Desember lalu. Aliansi Hijau merupakan kesepakatan PKNU dan PBB untuk bergabung dalam format konfederasi secara permanen, dan akan berjuang bersama-sama agar dapat menjadi peserta Pemilihan Umum 2014. Didaerah, Aliansi Hijau ini diupayakan untuk memperkuat posisi tawar politik baik di Pilkada muapun di Pemilu mendatang.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.