Gubernur NTB Tegaskan SMS Penyerangan Nasrani Tidak Benar
Mataram (Global FM Lombok)-
Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA, menegaskan, sms yang beredar di tengah-tengah masyarakat di Kota Mataram yang menyatakan akan ada penyerangan terhadap orang nasrani tidak benar. Kondisi NTB, khususnya Kota Mataram tetap aman dan kondusif. Di mana, system pemerintahan tetap berjalan dengan baik dan masyarakat NTB hidup secara harmonis. Selain itu, masyarakat NTB dipastikan memiliki kesadaran dan komitment menjadikan daerahnya menjadi lebih baik serta maju.
“ Belakangan ini ada isu-isu tertentu yang beredar di tengah masyarakat melalui SMS. Kami telah menyatakan bahwa SMS itu tidak perlu ditanggapi. Isu semacam ini juga terjadi di beberapa daerah di Indonesia,” tegas Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA, didampingi Wakil Gubernur (Wagub) NTB, H. Badrul Munir, Kapolda NTB, Arif Wachyudi, Sekda NTB, H. M. Nur, dan pejabat Muspida NTB, saat menggelar jumpa pers, di kantor Gubernur NTB, Kamis (27/10).
Majdi meminta agar masyarakat NTB, khususnya Kota Mataram untuk bersama-sama menciptakan kondisi yang aman dan kondusif. Terhadap SMS yang berisi isu tidak bertanggungjawab, hendaknya masyarakat tidak mem-forward ke masyarakat lain. Sebab, jika sms itu di-forward ke pengguna Hand Phone (HP) lainnya, maka sama saja ikut menciptakan situasi yang tidak baik di tengah masyarakat.
“ Itulah yang diharapkan segelintir orang yang tidak suka dengan kemajuan NTB dengan menyebar isu-isu yang tidak bertanggungjawab, sehingga masyarakat NTB menjadi resah. Tidak benar itu akan kerusuhan tanggal 28 oktober 2011 dan seterusnya. Yang benar itu, tanggal 28 oktober adalah hari mulia, yakni Sumpah Pemuda. Mari kita isi dengan hal-hal yang baik untuk kemajuan Indonesia, khususnya NTB, ” tambahnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama Forum Pimpinan Kepala Daerah dan Muspida NTB lanjut Majdi, menjamin NTB akan aman, tenang dan tentram. Terhadap pelanggaran hukum, termasuk yang menyebarkan SMS tersebut, tentunya akan ditindaklanjuti. Di mana, hukum harus dapat ditegakkan, sehingga tidak meresahkan masyarakat. Aparat penegak hukum sangat komitment untuk itu. Masyarakat juga diminta untuk tetap menjunjung tinggi hukum. (ozi)

Comments
Post new comment