Skip to Content

Gubernur NTB Telusuri Kebenaran 3 Tahun PT NNT Tidak Ada Deviden

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Hadiyanto, menyatakan, sedang menyelidiki keabsahan transaksi penjualan saham PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) sebesar 2,2 persen milik PT. Pukuafu Indah (PI) ke PT. Indonesia Masbaga Investama (IMI). Kepemilikan saham PT IMI sebesar 2,2 persen itu dipersoalkan.

 
Sebab, Presiden Direktur (Presdir) PT. NNT, Martiono Hadianto, mengakui ada hubungan dengan IMI, karena membantu dana dalam transaksi IMI dengan PT. PI milik Jusuf Merukh. Artinya, apabila pembelian saham itu didanai Newmot, maka ada keterkaitan antara keduanya, yakni IMI dengan Newmont.
 
Menanggapi hal tersebut, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA, kepada wartawan, disela acara Diskusi Public Divestasi di Hotel Lombok Garden, Senin (27/6), menilai kondisi itu akan mengganggu hak suara, sehingga PT. NNT tetap memiliki suara mayoritas pemilik saham. Selain itu, dipertanyakan apakah transaksi itu tidak menyalahi aturan, khususnya melanggar Kantrak Karya (KK) PT. NNT.
 
“Secara tidak langsung, Pemerintah Daerah (Pemda) NTB melalui PT. Daerah Maju Bersaing (DMB) sangat  berkepentingan juga untuk memastikan kebenaran informasi itu,” terangnya.
 
Termasuk keinginan PT NNT lanjut Majdi, yang ingin meminjam dana sebesar 600 juta dollar amerika. Sebelum PT NNT berbuat itu hendaknya dapat dibicarakan dengan Pemda NTB, apakah akan menimbulkan cost atau tidak. Sebab, proyeksi PT NNT tahun 2011-2014 tidak ada deviden bagi para pemegang saham, termasuk Pemda NTB. Dalam hal ini, pihaknya akan menelusuri kebenaran, apakah 3 tahun itu PT NNT tidak memberikan devidennya.
 
Majdi menyadari ketegangan antara Pemda dan pemerintah pusat terkait 7 persen saham NNT harus segera dihentikan. Jangan sampai pemerintah Indonesia terperangkap pada debat itu, sehingga terjadi ketegangan yang tidak perlu. Tapi yang lebih utama, yakni bagaimana pelaksanaan ruh dari divestasi itu. Artinya, ada nasionalisasi 51 persen. Bagi NTB, bagaimana keberadaan potensi PT. NNT itu memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat NTB. (ozi).

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.