Guru Penentu Hitam Putih Dompu
Dompu (Global FM Lombok)-
Bupati Dompu, H. Bambang M. Yasin, menegaskan, guru menjadi penentu hitam putih bangsa, khususnya Dompu. Perubahan dunia begitu cepat dan guru harus menjadi motor penggerak atas perubahan itu, bukan tertinggal jauh. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu telah berupaya meloby Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) NTB agar kuota sertifikasi guru di Dompu dapat bertambah. Loby itu membuahkan hasil dengan adanya penambahan kuota sertifikasi guru tahun 2012 dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).
“ Sebagai wujud kepedulian saya dengan para guru di Dompu, saya telah meloby Kemendiknas melalui LPMP agar mendapat kuota tambahan untuk sertifikasi guru. Alhamdulillah, kuota tambahan telah terbuka dan tinggal bagaimana guru menangkap peluang itu. Para guru calon sertifikasi harus mempersiapkan diri secara maksimal agar lulus di uji kompetensi,” kata H. Bambang M. Yasin, saat memberikan sambutan pada acara Roadshow Kemitraan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) NTB ke kabupaten Dompu, Rabu (18/1).
Bambang menuturkan, kebijakan memutasi ratusan guru dan kepala sekolah (Kepsek) beberapa waktu lalu, dihajatkan untuk melakukan pemerataan guru. Tentu saja agar para guru dapat professional dalam menjalankan tugasnya sebagai tenaga pendidikan yang telah bersertifikasi. Baik buruknya generasi penerus di Dompu, akan sangat tergantung dari professionalnya tenaga guru di sekolah. Ia berharap para guru calon sertifikasi dapat lulus di uji kompetensi 100 persen dan bisa memenuhi kuota tambahan sertifikasi guru tahun ini.
Kepala LPMP NTB, Drs. Moh. Irfan, MM, mengatakan, tahun ini merupakan tahun keprihatinan bagi para guru calon sertifikasi. Betapa tidak, mutu guru di NTB masih rendah di tingkat nasional dan harus berkompetensi secara nasional memperebutkan kuota sertifikasi guru melalui jalur uji kompetensi. Selain mutu guru yang rendah, guru di NTB juga banyak yang berusia tua. Melihat kondisi itu, diprediksi tingkat kelulusan di uji kompetensi mencapai 40 persen.
“ Untuk itulah kami hadir dan bertemu langsung ke seluruh guru di kabupaten/kota se-NTB. Jangan sampai tahun ini menjadi tahun kesedihan bagi guru yang tidak lulus uji kompetensi, tetapi menjadi tahun penuh kebahagiaan. Dari 5.788 peserta uji kompetensi, sekitar 80 persen dari kalangan perempuan. Sebelum itu terjadi, saya berharap agar para guru mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” harapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Dompu, H. M. Alexander, mengatakan, akan melakukan berbagai persiapan kepada guru sebelum menghadapi uji kompetensi yang akan digelar minggu ketiga Februari 2012 mendatang. Jumlah peserta yang akan mengikuti uji kompetensi tahun ini sebanyak 435 orang. Sementara, jumlah guru yang telah bersertifikasi di Dompu sebanyak 925 orang dari total 4.413 orang guru. Ia berharap para guru calon sertifikasi dapat lulus 100 persen tahun ini. (ozi)

Comments
Post new comment