Investasi Pahlawan Pembangunan Perekonomian NTB
Mataram (Global FM Lombok)-
Tumbuhnya investasi yang progresif akan sangat menentukan pertumbuhan ekonomi NTB yang berkesinambungan. Dinamika investasi akan mendorong tersedianya lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat yang pada ujungnya kesejahteraan akan diperoleh. Investasi dapat disebut sebagai pahlawan pembangunan perekonomian NTB, karena telah berkontribusi langsung kepada masyarakat. Pihak perbankan dapat menjadi investor-investor yang memberikan modal usaha kepada masyarakat NTB.
“ Terdapat 2 hal yang harus dilakukan perbankan NTB agar dapat berkontribusi bagi pembangunan perekonomian NTB. Kedua hal tersebut, yakni konsolidasi internal perbankan, sehingga menjadi bank yang sehat dan membangun jaringan yang luas dengan mitra-mitra strategis,” sebut Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA, dalam sambutan tertulis yang dibacakan, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H. M. Nur, SH, MH, saat pertemuan tahunan perbankan tahun 2011 di Hotel Grand Legi Mataram, Senin (19/12).
Perbankan diminta untuk lebih aktif memfasilitasi permodalan bagi kalangan swasta dan masyarakat. Selain itu, perbankan juga dapat bermitra dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk membiayai proyek dan program pemerintah yang berbasis masyarakat. Dalam hal ini, perbankan juga perlu melakukan penyadaran kepada masyarakat tentang system administrasi bank dan membangun karakter masyarakat yang terpecaya. Dengan demikian, akses permodalan bagi masyarakat ke bank dapat berjalan lebih mudah.
Gubernur BI,Darmin Nasution, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pemimpin BI Mataram, H. M. Junaifin, menilai, perkembangan ekonomi NTB tanpa sector pertambangan mampu menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Laju pertumbuhan ekonomi telah berhasil menurunkan tingkat kemiskinan di NTB sebesar 1,82 persen. Dari 1.009.325 orang miskin atau 21,55 persen tahun 2010, turun menjadi 894.770 orang atau 19,73 persen tahun 2011.
Hingga oktober 2011, total asset perbankan NTB mencapai Rp 16,14 triliun atau tumbuh sebesar 24,45 persen (yoy). Dana masyarakat yang berhasil dihimpun Rp 10,69 triliun atau tumbuh 26,18 persen (yoy). Kredit yang disalurkan mencapai Rp 11,94 triliun atau tumbuh 25,25 persen (yoy). Artinya, kinerja intermediasi perbankan NTB terus menunjukkan perkembangan yang mengembirakan yang disertai semakin membaiknya kualitas kredit. (ozi)

Comments
Post new comment