IPM NTB, Belum Mampu Salip Provinsi Lain Karena Sama-Sama Bergerak
Mataram (Global FM Lombok)-
Harus diakui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi NTB selama 10 tahun terahir masih bercokol pada posisi ke 32 dari 33 Provinsi di Indonesia. Pemprov NTB belum mampu menyalip IPM yang dimiliki Provinsi lain karena semua daerah sama-sama bergerak maju. Namun jika dilihat dari perhitungan indeks, seluruh indikator pembentuk IPM NTB tetap bergerak maju ditengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda NTB H Rosiady Sayuti, Ph.D kepada Global FM Lombok di Mataram Rabu (13/01). Ia mengatakan, jika melihat rangking atau urutan IPM disaat semua daerah bergerak maju, maka rangking IPM provinsi NTB memang tidak berubah. Namun dari perhitungan indeks pada sektor pendidikan, kesehatan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat, nilai dari masing-masing sektor tersebut diklaim tetap bergerak kearah yang lebih positif.
Rosiady mengatakan, Pemprov NTB sesungguhnya ingin menyalip kemajuan IPM provinsi lain pada tahun mendatang, agar posisi NTB tidak terus bercokol pada urutan hampir paling buncit. Penjelasan Rosiady pada dasarnya untuk menjawab kritikan yang dilontarkan oleh ketua Badan Kehormatan Rakyat (BKR) NTB H Mesir Suryadi tentang IPM NTB yang tidak bergerak selama 10 tahun terahir.
Dalam kesempatan itu, ia menyangkal penilaian bahwa Bappeda NTB tidak mempunyai konsep yang jelas dalam merancang perencanaan daerah terutama dalam kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan beberapa hari yang lalu. Menurutnya kegiatan Musrenbang NTB tetap mempunyai konsep yang jelas. Sebagai salah satu indikator, pengentasan kemiskinan dari 23,75% tahun 2009 turun menjadi 21,55% tahun 2010. Artinya selama satu tahun, angka kemiskinan telah turun sebesar 1,36%.(ris)

Comments
Post new comment