Jumlah Warga KF Menurun
Mataram (Global FM Lombok) –
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) NTB, Drs. H. Mahsun, mengatakan, perjuangan untuk mengejar Angka Buta Aksara Nol (Absano) tampaknya berat. Pasalnya, jumlah warga yang buta aksara masih cukup besar. Sementara, anggaran untuk memelekkan masyarakat NTB dalam program keaksaraan fungsional (KF) terbatas.
” Jumlah penduduk NTB yang berada diatas usia 15 tahun ke atas sebanyak 2.977.979 orang. Dari jumlah itu data terbaru jumlah warga yang buta aksara mencapai 417.277 orang. ” sebut Drs. H. Mahsun, kepada Reporter Global FM Lombok, di ruang kerjanya, Selasa (26/1).
Mahsun mengungkapkan, tahun ini jumlah warga yang dibelajarkan dalam program keaksaraan fungsional (KF) itu menurun dibandingkan tahun sebelumnya, hal itu akibat ketebatasan anggaran. Jumlah warga yang sudah dibelajarkan tahun 2009 sebanyak 108.048 orang. Dananya berasal dari dekonsentrasi dialokasikan untuk 21.000 warga belajar KF dasar, untuk KF model hanya 1.500 dan untuk KF lanjutan hanya untuk 1000 warga belajar, sehingga totalnya 23.500 warga belajar.
Lebih jauh Mahsun memaparkan, dana dari APBD I, Gubernur menghajatkan dapat diperuntukkan bagi 20 ribu warga belajar. Dengan demikian diungkap Mahsun total sementara warga yang bisa dibelajarkan dari dana yang tersedia sebanyak 43 ribu. Diharapkan, anggaran dari anggaran perubahan nantinya bisa diperjuangkan.
” Terobosan untuk mempercepat pengentasan buta aksara ini, yakni menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi (PT). Beberapa perguruan tinggi negeri dana swasta di NTB sudah siap untuk turut ambil bagian dalam proses pengentasan buta aksara. ” pungkasnya. (ozi)

Comments
Post new comment