Kasus 3C Capai 772, Tingkat Kriminalitas di Mataram Tinggi
Mataram (Global FM Lombok)-
Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengungkapkan, belakangan ini warga dicemaskan dengan tindak kriminalitas, mulai pencurian, perampokan dan penjambretan. Sehingga, tidak mengherankan kalau tingkat kriminalitas di Kota Mataram cukup tinggi.
“ Memang untuk menciptakan suasana kota yang aman dan kondusif, tak hanya dibebankan pada pemerintah dan aparat keamanan. Tetapi, perlu peran serta masyarakat agar Kota Mataram kembali aman dari tindak kriminalitas,” kata Mohan, pada rapat koordinasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), di aula Pemkot Rabu (12/10).
Dalam rapat yang dihadiri Kapolres Mataram, Dandim Lombok Barat dan juga Danlanud Rembige serta seluruh Camat, Lurah dan kepala lingkungan se Mataram Mohan meminta masyarakat, untuk tetap menjaga kamtibmas dengan mengaktifkan pos sistem keamanan lingkungan (Siskamling) disekitar pemukiman. Dengan pola itu, akan menutup peluang bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksi kriminalitas.
Sementara, Kapolres Mataram AKBP I Nyoman Sukena mengatakan, secara umum situasi kamtibmas di Kota Mataram masih kondusif. Karena kalau kota ini dikatakan tidak kondusif, tentu para peserta tidak bisa hadir mengikuti rapat koordinasi saat ini.
Ditempat yang sama, Kabag Ops Polres Mataram Kompol Tri Wahyu mengatakan, total kasus curat, curas dan curanmor (3C) dari bulan Januari – September 2011 mencapai 772 kasus. Dirincikan, curat sebanyak 199 kasus, curas dengan 71 kasus dan curanmor sekitar 502 kasus. Untuk lokasi kasus curat dan curanmor ini, kebanyakan terjadi di perumahan akibat ditinggal kosong atau pemilik bekerja. Sedangkan, curas terjadi di jalan dan lebih didominasi aksi penjambretan. (ady)

Comments
Post new comment