Skip to Content

Kejati Kembali Dituntut Usut Tuntas Kasus-Kasus Korupsi di NTB

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa menuntut agar indikasi sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi segera diproses berlangsung didepan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, Rabu (23/6) siang. Aksi ini juga menuntut kejati NTB untuk segera menahan sejumlah orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Aksi unjukrasa ini digelar puluhan Mahasiswa asal kabupaten Dompu di Kota Mataram yang mengatas namakan dirinya Gerakan Bersama Pemuda dan Mahasiswa Dompu (GEMPMAD).

 
Massa pengunjuk rasa juga sempat mengaitkan tuntutan mereka di penghujung masa jabatan Kajati NTB Slamet Wahyudi ini. Sekitar tanggal 24 Juni 2010 ini Slamet Wahyudi akan segera meninggalkan NTB menujuh Kejaksaan Agung menunggu masa pensiun. Dalam aksinya para pengunjukrasa ini menuntut agar pihak Kejaksaan Tinggi NTB untuk serius menangani sejumlah kasus indikasi korupsi di kabupaten Donpu. Kali ini kasus yang dilirik oleh para pengunjujrasa tersebut adalah kasus indikasi tindak pidana korupsi ditubuh PDAM  Dompu yang sampai saat ini masih belum tuntas ditangani pihak Kejati.
 
Menurut Koordinator aksi, Erwinsyah, saat ditemui Global Fm Lombok, ditengah berlangsungnya aksi unjukrasa di depan Kejati NTB mengatakan, aksi yang telah berulang kali digelar pihaknya ini karena pihak kejaksaan sampai saat ini belum juga menahan para tersangka. Kejaksaan menurutnya, hanya memberikan kode saja terkait dengan tersangka dalam kasus PDAM Dompu, namun tersangkanya hingga saat ini belum juga ditahan. Menurutnya, sejak satu bulan lebih Kejati telah menetapkan tersangka namun hingga kedatangannya saat ini belum juga diseret ke jeruji besi. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan, ada apa dengan kejaksaan tinggi NTB.
 
Sementara itu aksi yang digelar para mahasiswa tersebut sempat berlangsung memanas mahasiswa sempat beberapa kali menendang pintu gerbang halaman kantor Kejaksaan Tinggi dan melempar telur busuk hingga membakar sampah didepan gerbang. Aksi ini terpaksa dilakukan oleh mahasiswa pengunjukrasa karena merasa kesal atas sikap dari Kejaksaan yang tidak menemui mereka.
 
Sementara itu, Asisten Intel Kejati NTB, Nanang Sigit Yulianto,SH.MH, yang menyempatkan diri menemui mahasiswa aksi, didepan gerbang kejati, mengatakan, bahwa aspirasi yang disampaikan oleh para Mahasiswa akan diterima dengan baik dan akan disampaikan ke atasannya. Menurut Sigit, pihak kejaksaan tetap memproses kasus PDAM Dompu dan dalam waktu dekat ini akan diekposes. Namun sayang, apa yang disampaikan oleh Asisten Intel Kejati tersebut, tidak memuaskan bagi para pengunjukrasa. Mendengar pernyataan pejabat Kejati itu, mahasiswa langsung berteriak.Massa penginjukrasa akhirnya membubarkan diri setelah membacakan pernyataan sikap dengan tertib dan aman.(Lan)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.