Skip to Content

Kemenangan SEA Games Bukan Puncak Kebangkitan Olahraga Nasional

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Mallarangeng mengatakan, juara umum yang diraih Indonesia pada ajang SEA Games tahun 2011 yang baru selesai digelar di Palembang-Jakarta bukan merupakan puncak kebangkitan olahraga nasional. Kemenangan ini dinilai sebagai babak awal perjuangan Indonesia untuk mengambil alih dominasi juara disetiap event oleh raga baik di tingkat ASEAN, Asia Fasifik maupun di tingkat dunia. 

 
Menpora Andi Mallarangeng kepada Global FM Lombok usai pembukaan kegiatan Musornas ke XI di Hotel Lombok Raya Kamis (01/12) siang menjelaskan, perolehan medali di SEA Games 2011 telah mengubur masa kelam olahraga nasional. Dimana selama 14 tahun, olahraga nasional Indonesia mengalami kemunduran dan tertinggal jauh dijajaran negara-negara ASEAN. 
 
Menpora mengatakan, untuk cabang sepak bola, masyarakat Indonesia boleh kecewa karena belum mampu mempersembahkan medali emas. Namun dilihat dari sejarah SEA Games, selama 14 tahun terahir sepak bola baru pertama kali memperoleh medali perak. Artinya, dari prestasi yang belum ada telah berubah menjadi sebuah prestasi yang membanggakan meskipun belum menanjak ke posisi puncak.
 
Pada perhelatan Asian Games, olahraga Indonesia secara umum masih mengalami kemunduran dari segi prestasi. Tahun 1962, Indonesia pernah menempati posisi ke dua, namun pada tahun 1972 peringkat Indonesia turun ke posisi enam, tahun 1991 terperanjat ke posisi 11, tahun 2006 turun ke posisi 22 dan Asian Games tahun 2010 menempatkan Indonesia di peringkat ke 15. Ia mengharapkan agar Indonesia mampu masuk 10 besar pada Asian Games mendatang.
 
Sementara pada ajang Olimpiade, posisi Indonesia mengalami pasang surut. Olimpiade tahun 1992 menempatkan Indonesia di posisi 26, tahun 1992 turun ke posisi 41, tahun 2000 sempat naik di posisi ke 31, namun peringkat Indonesia kembali jeblok pada Olimpiade 2004 dan 2008 yang terdampar di posisi 50 dan 42. Andi menilai, Indonesia memiliki modal yang bagus untuk bertarung di ajang Asian Games dan Olimpiade setelah melihat peningkatan prestasi Indonesia diajang SEA Games kemarin (ris)
 

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.