Skip to Content

KKP Diminta Seriusi Program Mina Politian

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Ir. H. Abdul Malik, MM, meminta kepada Kementerian Kelautan dan Perikanann (KKP) untuk dapat menyeriusi program yang telah dicanangkan. Salah satunya, yakni Mina Politan dalam meningkatkan pemanfaatan potensi rumput laut di Indonesia, termasuk NTB. Sebab, NTB telah mencanangkan 10 kawasan mina politan di pulau Lombok dan Sumbawa dengan luas 11.465 hektar. Kawasan itu telah dimanfaatkan sekitar 3.223 hektar atau 28,12 persen.

 
” Program lain yang sudah dicanangkan pemerintah pusat, seperti pemberdayaan masyarakat pesisir dan lainnya jangan sampai terhenti di tengah jalan serta kalah dengan program yang baru dibuat. ” pinta Ir. H. Abdul Malik, MM, saat memberikan sambutan pada acara pemantauan dan pengendalian pelaksanaan program pembangunan kelautan dan perikanan (P5KP) di Grand Legi Mataram, Selasa (3/8).
 
Malik mengutarakan, komoditi hasil pertanian secara luas tidak lagi dieksport dalam bentuk baku, tapi minimal setengah jadi. Rumput laut sendiri yang sering dieksport adalah rumput laut kering dan kedepan perlu dipikirkan agar berbentuk tepung. Artinya, diperlukan langkah kongkrit dari pemerintah daerah dan pusat untuk menarik investor ke NTB agar mau membangun pabrik di kawasan mina politan tersebut. Dimana, investor tidak hanya menjadi pengempul, tapi harus bisa membangun pabrik pengolahan rumput laut.
 
Malik meminta agar Sekretaris Direktorat Jenderal (Setditjen) KKP, Ir. Syamsuddin, yang hadir dalam acara itu untuk menyampaikan dan menginggatkan kepada Menteri KKP, Fadel Muhammad, tentang kelanjutan program mina politan NTB. Kesepuluh kawasan mina politan di NTB, seperti Pengantap dengan potensi lahan 400 hektar dan dimanfaatkan hanya 200 hektar, Gerupuk 325 hektar yang dimanfaatkan 42,56 hektar, Mertak 150 hektar dan belum dimanfaatkan, Ekas 1.808 hektar yang dimanfaatkan 232 hektar, Serewe 625 hektar yang dimanfaatkan 500 hektar.
 
Selain itu, Kertasari dengan potensi 400 hektar yang dimanfaatkan 95 hektar, Tarano 2.950 hektar yang dimanfaatkan 392 hektar, Labuhan Mapin 3.230 hektar yang dimanfaatkan 1.322 hektar, Kwangko 340 hektar, yang dimanfaatkan 125 hektar dan Waworanda 1.237 hektar yang dimanfaatkan 314 hektar. Permintaan untuk pasar eksport masih sangat besar, yakni 274.100 ton per tahun. Ramput laut merupakan program unggulan NTB selain Sapi dan Jagung atau disingkat Pijar NTB. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.