Skip to Content

Komisi I Inginkan Lahan GTI Diserahkan Ke Pemprov NTB

 
Mataram (Global FM Lombok) -
 
Lahan potensial yang masih menjadi sengketa antara masyarakat Gili Trawangan dengan PT Gili Trawangan Indah (GTI) di desa Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara (KLU) akan segera ditangani dengan serius. Komisi I DPRD NTB menginginkan agar lahan seluas 200 hektar yang kini masih dikuasai oleh PT GTI tersebut diserahkan ke Pemprov NTB.

 
” Berdasarkan regulasi terbaru disebutkan bahwa investor yang menelantarkan lahan investasinya lebih dari tiga tahun, pemda berhak mencabut izin Hak Guna Usaha (HGU) investor bersangkutan setelah melalui proses peringatan yang sesuai aturan. ” kata anggota komisi I DPRD NTB H Rumaksi kepada Global Fm Lombok di Mataram Selasa(18/5).
 
Karena PT GTI dinilai sudah menelantarkan lahan tersebut maka komisi I menginginkan agar Pemprov NTB mecabut HGU tersebut berdasarkan regulasi terbaru. Setelah lahan seluas 200 hektar itu menjadi milik pemprov barulah lahan yang berada dikawasan wisata unggulan itu diberikan hak kepada masyarakat untuk mengelolanya dengan system sewa pakai.
 
Sengketa lahan yang kini dikuasai oleh PT GTI mempunyai sejarah yang cukup panjang. Dimulai pada tahun 1971, dua perusahaan yakni PT Rinjani Tambora dan PT Generasi Jaya diberikan HGU oleh Pemprov NTB. Namun karena dua perusahaan tersebut gagal berinvestasi dilahan itu, maka HGU lalu diserahkan ke PT GTI hingga sekarang.
 
Menurut Penjabat Bupati KLU Drs Ridwan Hidayat, lahan milik PT GTI yang digunakan oleh masyarakat Gili Trawangan untuk dijadikan pemukiman dan sentra wisata sekitar 10 hingga 15 hektar saja. Masyarakat setempat enggan pindah dari kawasan itu karena sudah terlanjur membangun tempat tinggal dan fasilitas wisata secara permanen dengan waktu yang cukup lama.
 
Ridwan mengatakan, pihaknya bisa menyelesaikan sengketa itu dengan baik tampa harus berurusan dengan hukum. Namun komisi I DPRD NTB dipersilahkan untuk meninjau lokasi yang disengketakan masyarakat dengan GTI itu untuk selanjutnya menjadi bahan diskusi dalam penyelesaian masalah tersebut.(ris)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.