Skip to Content

Komisi I Sikapi Tuntutan Masyarakat Gili Trawangan

Mataram (Global FM Lombok) -  
Polemik lahan yang dikuasai oleh PT Gili Trawangan Indah (GTI) dengan masyarakat setempat ahirnya disikapi oleh komisi I DPRD NTB. Anggota komisi I akan segera menelusuri proses investasi yang mendeg di Gili Trawangan tersebut sehingga merugikan masyarakat sekitar. Pada Selasa lalu, sejumlah perwakilan masyarakat Gili Trawangan datang ke dewan dan berdiskusi soal polemic yang terjadi di destinasi wisata unggulan NTB ini.

 
” Di lahan yang sudah dikuasai GTI itu kini sudah berdiri bangunan permanent yang di bangun oleh masyarakat setempat. Bangunan itu seperti bungalow, café serta tempat usaha lainnya yang disuguhkan untuk para wisatawan. ” kata anggota komisi I DPRD NTB H Bustam SH kepada Global FM Lombok di kantor DPRD NTB kamis (19/2).
 
Bustam mengungkapkan, masyarakat melakukan hal itu bukan tampa alasan, sebab selama bertahun tahun sejak peletakan batu pertama rencana pembanguanan hotel oleh PT GTI, lahan itu masih kosong dan terlantar. Masyarakat kemudian mendirikan bangunan untuk dijadikan tempat usaha seiring dengan berkembangnya sector pariwisata diwilayah setempat. Namun sayangnya, beberapa tahun sebelum waktu kontrak GTI dengan pemda berahir tahun 2011 ini GTI kembali ingin melanjutkan pembangunan hotel dan meminta masyarakat untuk membogkar semua bangunan yang sudah berdiri dilokasi itu.
 
Masyarakat menilai tindakan itu tidak adil karena sejatinya masyarakat sudah membayar pajak serta kontribusi yang besar kepada pemda sesuai dengan usaha yang dijalankan. Kini masyarakat Gili Trawangan meminta pemda agar memberikan izin sepenuhnya kepada masyarakat untuk menjalankan usahanya secara sesmi, sebab GTI dianggap sudah menelantarkan lahan selama bertahun-tahun.
 
Bustam mengatakan, komisi I akan turun lansung ke Gili Trawangan dalam waktu dekat ini guna melihat persoalan itu lebih dekat. Nantinya juga komisi I akan memanggil pihak GTI untuk meminta keterangan soal tindakannya yang menelantarkan lahan yang sudah dikontrak secara resmi dari pemerintah. 
 
Namun pandangan komisi I untuk sementara ini, pemerintah daerah harus memberikan tindakan yang tegas kepada GTI karena keluar dari komitment awal yang ingin membangun hotel atau fasilitas pariwisata di Gili Trawangan. Komisi I lebih setuju jika pemda mencabut izin investasi bagi GTI karena diinilai telah lalai dalam memamfaatkan lahan yang diberikan izin oleh pemda untuk mengelolanya.(ris)  

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.