Skip to Content

Komisi II Minta Akan Pertanggungjawaban Direksi Bank NTB

 
 
Mataram (Global FM Lombok) -
 
Komisi II DPRD NTB akan meminta pertanggungjawaban Direksi PT Bank NTB terkait dengan penerbitan SK untuk tiga pegawai baru di BPD tersebut yang dinilai tidak sesuai dengan prodedur penerimaan karyawan. Jika jajaran Bank NTB terbukti melanggar aturan dalam seleksi penerimaan pegawai baru, maka indikasi praktik KKN sudah mulai nampak.
 
” Kami sangat menyayangkan jika rekruitment di Bank NTB terindikasi menyalahi aturan. Namun sebelum mengambil langkah lebih jauh lagi, komisi II akan mencermati letak persoalan sehingga menimbulkan sorotan tajam dari masyarakat kepada Bank NTB saat ini. ” kata Ketua komisi II DPRD NTB H.M Husni Djibril, Bsc kepada Global FM Lombok di ruang kerjanya selasa (16/2).
 
Menurut Husni, masalah penerimaan pegawai baru secara transparan dan sesuai dengan aturan di Bank NTB merupakan bagain dari rekomendasi pansus Bank NTB tahun 2008 lalu. Husni Djibril sebagai ketua pansus waktu itu sangat menekankan kepada jajaran Bank NTB agar tidak mengulangi lagi beberapa cacatan penting dalam menjalankan bank milik daerah ini.
 
Guna menindaklanjuti persoalan ini, komisi II berencana akan melakukan dengar pendapat atau heraing dengan pihak Bank NTB guna mengklarifikasi persoalan yang terjadi. Jika dalam prosesnya nanti, ada pejabat bank yang sengaja melanggar aturan serta mencidrai semua ketentuan yang telah disepakati, maka komisi II tidak akan ragu-ragu meminta Gubernur sebagai pemegang saham terbesar agar memecat pejabat bank yang melanggar aturan tersebut.
 
Sebagaimana diketahui, sekelompok massa senin (15/02) kemarin mendatangi kantor Bank NTB. Pejabat Bank NTB dinilai telah melakukan KKN karena menerima tiga karyawan baru PT Bank NTB yang bukan berasal dari pegawai job training atau pegawai kontrak. Padahal penerimaan pegawai tahun ini disyaratkan harus berasal dari tenaga job training atau tenaga kontrak. Dengan demikian komisi II melihat hal itu sebagai indikasi KKN dan harus segera ditindaklanjuti.(ris)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.