Skip to Content

Komisi VI DPR RI Dengar Pendapat Dengan BUMN di NTB

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Sebanyak 26 anggota DPR RI Komisi VI menggelar kenjungan kerja (Kunker) selama 3 hari di NTB dari tanggal 2 – 4 Agustus 2010. Kunker itu dipimpin, Ir. H. Agus Hermanto, MM dari Fraksi Partai Demokrat dan Aria Bima dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Agendanya, mereka akan dengar pendapat dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di NTB, seperti PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT. Angkutan Sungai dan Danau antar Provinsi (ASDP), Angkasa Pura (AP), Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT. Pertamina, PT. Hutama Karya dan Indo Farma. Selain itu, DPR RI juga menggelar dengar pendapat dengan PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) dan 7 Lembaga Perbakan di NTB.

 
Kunker perdana, anggota DPR RI tersebut bertandang ke kantor Bank Indonesia (BI) Mataram, untuk memantau perkembangan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di NTB. Disana mereka bertemu jajaran perbankan yang berada di bawah Kementerian BUMN, bank milik pemerintah daerah yakni Bank NTB, dan asosiasi bank perkreditan rakyat (BPR). Selain menyoroti soal program pemerintah di bidang bantuan permodalan yang disalurkan melalui KUR, agenda anggota Komisi VI juga untuk mengetahui sejauh mana implementasi Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) dan penyaluran dana "corporate sosial responsibility (CSR) perbankan di NTB.
 
Komisi VI yang  dipimpin Arya Bima diterima Deputi Pemimpin Kantor Bank Indonesia Mataram, H. Muhsan Sumardani, karena Pimpinan Kantor Bank Indonesia Mataram H. Tri Dharma sudah memasuki masa pensiun terhitung 1 Agustus 2010. Pada pertemuan tersebut, Deputi Pemimpin BI Mataram, H. Muhsan Sumardani, memaparkan perihal gambaran perekonomian NTB pada 2010.   
 
Ia menjelaskan keberadaan perbankan di daerah sudah cukup membanggakan. Hal itu terbukti dengan rasio penyaluran dana terhadap perhimpunan dana masyarakat (loan to deposit ratio) berada di atas 100 persen. Hal itu berarti kalangan perbankan telah menyalurkan hampir seluruh dana pihak ketiga yang diterima dalam bentuk kredit. Penyaluran itu bahkan masih ditambah dengan dana dari luar untuk disalurkan ke masyarakat NTB. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Hadapi Pemilu, PAN NTB Konsolidasi Total

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPD PAN NTB sedang melakukan sebuah konsolidasi total dari tingkat daerah hingga tingkat masyarakat terkecil yakni RT. Pihaknya akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ditingkat kecamatan hingga Muswarah Ranting (Musran) ditingkat desa, pembentukan rayon ditingkat dusun serta sub rayon ditingkat RT.

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.