Konsesi KK Untuk PT Newmont Capai 1,127 Juta Hektar
Mataram (Global FM Lombok)-
Pemerintah telah memberikan konsesi Kontrak Karya kepada PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) seluas 1,127 juta hektar untuk wilayah Pulau Lombok dan Sumbawa. Luas lahan itu setara dengan 55,93 persen luas daratan NTB yakni 2,015 juta hektar. Sementara Kontrak Karya Batu Hijau seluas 58,8 ribu hektar atau setara 32 % luas wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Artinya lahan yang digunakan untuk kegiatan pertambangan jumlahnya sangat besar.
Hal tersebut disampaikan Salamudin Daeng dari Institute for Global Justice (IGJ) dalam seminar nasional dengan tema” Investasi dan Divestasi Korporasi serta Peran pemerintah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan” yang berlansung di Lombok Garden Mataram Kamis (22/09). Ia menjelaskan, secara umum alokasi lahan untuk kepentingan investasi di Indonesia cukup luas. Mencapai 175 juta hektar, dalam bentuk kontrak karya (KK) pertambangan dan beberapa bentuk lainnya. Jika dibandingkan dengan luas daratan Indonesia, jumlah tersebut telah setara dengan 93 persen luas daratan negara ini.
Menurutnya, perekonomian Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang bersumber dari investasi dan ekspor sumber daya alam secara besar-besaran yang dilakukan oleh investor-investor asing. Namun pada saat yang sama kemiskinan juga mengalami peningkatan. Penganggguran tidak teratasi bahkan semakin parah.
Dalam studi kasus Newmont, perusahaan asal AS yang dibiayai oleh bank asing, mampu menghasilkan revenue sebesar 1,522 miliar US Dolar, dengan keuntungan sebesar 1,28 miliar US dolar (sebelum transport dan bunga). Nilai saham Newmont meningkat dari 1,8 juta US dolar pada investasi awal menjadi 4,8 juta US Dolar pada tahun 2009.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 10,9 triliun, sebanyak 10,2 trililiun dikontribusikan sektor pertambangan atau 94,07 %. Pendapatan regional Rp.105,84 per penduduk KSB. Tapi ternyata pendapatan tersebut adalah pendapatan perusahaan tambang PT. NNT, bukan pendapatan rakyat NTB atau KSB.
Ia menilai, jumlah keluarga miskin di lokasi investasi tambang PT NNT relatif lebih tinggi dibandingkan daerah lainnya. Penduduk miskin di sekongkang mencapai 36,77 %, tertinggi di seluruh KSB dan bahkan di seluruh NTB. Jumlah pekerja formal di KSB hanya sebanyak 10.986 jiwa, atau hanya sekitar 10 persen dari jumlah penduduk daerah ini.(ris)

Comments
Post new comment