Konsumsi Rumah Tangga NTB Capai Rp 5 Triliun
Mataram (Global FM Lombok)-
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, H. Soegarenda, MA, menyebutkan, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTB triwulan II tahun 2011 mencapai Rp 11,23 triliun. PDRB triwulan II 2011 itu, lebih rendah dibandingkan dengan triwulan I 2011 yang mencapai Rp 11,26 triliun. Rendahnya PDRB NTB pada triwulan II 2011 karena sektor pertambangan dan penggalian sebagai sektor yang paling dominan dalam pembentukan PDRB NTB mengalami penurunan laju pertumbuhan.
“ Struktur perekonomian NTB pada triwulan II 2011 masih didominasi dari sektor pertambangan, penggalian dan pertanian,” kata H. Soegarenda, MA, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (10/8).
Soegarenda mengungkapkan, nilai tambah yang dihasilkan dari sektor pertambangan dan penggalian Rp 2,81 triliun. Selanjutnya, sector pertanian sebesar Rp 2,53 triliun dan sektor perdagangan, hotel dan restoran, sebesar Rp 1,72 triliun. Sementara sektor sekunder pada triwulan II 2011 memberikan kontribusi paling rendah terhadap pembentukan PDRB. Sektor sekunder meliputi sektor industri pengolahan, sektor listrik, gas dan air bersih serta bangunan.
PDRB NTB lanjut Seogarenda, jika ditinjau dari sisi pengeluaran, perekonomian triwulan II 2011 tetap didominasi komponen konsumsi rumah tangga, yaitu mencapai Rp 5,28 triliun. Hal tersebut secara tidak langsung memberikan indikasi jika konsumsi rumah tangga sangat besar pengaruhnya terhadap besaran PDRB Provinsi NTB dari waktu ke waktu. Komponen PDRB pengeluaran yang juga memberikan andil yang cukup signifikan adalah komponen ekspor. Selama triwulan II 2011, komponen ekspor mencapai Rp 3,66 triliun dan import Rp 2,81 triliun. (ozi)

Comments
Post new comment