Skip to Content

Kontraktor Gedung DPRD Kota Mataram Dipinalti

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Kontraktor pelaksana pembangunan gedung DPRD Kota Mataram tahap akhir, dipastikan terkena pinalti. Pinalti tersebut, lantaran hingga batas akhir perpanjangan masa kontrak tanggal 9 Maret 2010, pihak kontraktor belum menyelesaikan pekerjaannya. Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 5 tahun 2007, denda ditetapkan sebesar seperseribu per hari dari total nilai kontrak.

 
” Dimana, nilai kontrak pembangunan gedung wakil rakyat kota ini tahap akhir sekitar Rp 1,6 milyar. Sehingga, pinalti yang harus dibayarkan pihak kontraktor adalah Rp 1,6 juta per hari. ” ungkap Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, L. Sahram pada wartawan diruangnya, Sabtu (20/3).
 
Sebenarnya, masa kontrak pembangunan gedung DPRD tahap ke lima itu telah berakhir pada tanggal 7 Februari lalu. Namun pihak kontraktor mengajukan perpanjangan kontrak, dengan alasan situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk dikerjakan pada musim hujan dipenghujung tahun 2009 lalu. Sehingga, Dinas PU Kota Mataram memperpanjang waktu pengerjaan selama 30 hari.
 
” Namun hingga perpanjangan waktu, pihak kontraktor baru menyelesaikan pekerjaan pagar keliling. Sedangkan, untuk pemasangan paving blok, mushola, landscaping dan pos penjagaan belum tuntas. ” ungkapnya.
 
Lebih lanjut Sahram mengatakan, uang pinalti tersebut wajib dibayar kontraktor setelah merampungkan seluruh pekerjaan sesuai kontrak kerja. Nantinya uang tersebut disetorkan ke kas daerah. Kalau kontraktor tidak membayar, maka terancam dipidanakan dan dinilai one prestasi atas kinerja yang ditunjukan. Sahram mengaku, kalau proyek pembangunan gedung Legislatif kota ini tahap akhir mendapat pengawasan dari BPK. Karena, proyek itu dianggarkan pada tahun anggaran 2009. ( ady )

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Setelah Rasionalisasi Anggaran KPU NTB, Honor PPK dan PPS Diusulkan Tetap

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggaran untuk KPU NTB yang bersumber dari APBD NTB tahun 2012 memang telah ditetapkan yakni sebesar Rp 8 miliar. Angka ini menurun dari persetujuan awal sebesar Rp10,5 miliar. Pagu anggaran yang dirasionalisasi itu membuat jumlah honor Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjadi turun sekitar 25 persen. Namun belakangan, khusus untuk anggaran honor ini akan diusulkan tetap seperti Pemilu tahun 2009 untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pilkada NTB 2013 mendatang.

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Gelar “Sidang Paripurna” Di Kantor DPRD NTB

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aksi unjuk rasa guna menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di Mataram. Jumat (30/03) pagi ratusan mahasiswa yang berasal dari PMII dan HMI MPO Mataram menggelar unjuk rasa di simpang empat BI Mataram serta di kantor DPRD NTB. Karena kesal tidak menemui anggota dewan, perwakilan pengunjuk rasa menggelar “sidang paripurna” di salah satu ruang komisi di DPRD NTB.

Fachri Hamzah : TGB Susah Dikalahkan

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Anggota DPR RI Fachri Hamzah menilai, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) susah dikalahkan dalam Pemilukada Gubernur NTB tahun 2013 mendatang. Posisi TGB memang masih sangat kuat karena ia merupakan calon incumbent, ia menjadi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta tokoh akademik. Namun  apakah semua gelar  ketokohan itu sudah bvermanfaat bagi rakyat?

Ekonomi

  • Telkomsel Layani 50 Kampung Media di NTB

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Telkomsel telah melayani 50 Kampung Media yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Di mana, Telkomsel memberikan perangkat modem internet, router wi-fi dan kartu perdana Flash Unlimited serta Kartu Halo kepada para komunitas Kampung Media. Kampung Media merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB. Jadi program tersebut telah berjalan sejak tahun 2009 silam.

  • Minim, Pengusaha NTB Salurkan Zakat Melalui Bazda

    Mataram (Global FM Lombok) –
     
    Ketua Harian Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) NTB, TGH. M. Anwar, MZ, mengatakan, para pengusaha di NTB sangat minim menyalurkan zakatnya melalui Bazda baik kabupaten/kota hingga provinsi. Selama ini, para pengusaha NTB menyalurkan zakatnya langsung kepada masyarakat sehingga terkadang menimbulkan masalah. Berbeda dengan Bazda sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah. Di mana, penyalurannya dipastikan berjalan baik karena mendapat pengamanan ekstra dari kepolisian dan pihak terkait lainnya.

  • Maret – April, Penjualan Kartu AS Lombok Melonjak 176 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Head of Telkomsel Branch Mataram, Erwien Kusumawan, mengungkapkan, dalam kurun waktu dua bulan, yakni Maret hingga April 2012, tercatat penjualan kartu AS Lombok meningkat lebih dari 167 persen. Peningkatan penjualan itu berandil besar terhadap peningkatan pendapatan sekitar 50 persen. Dengan peningkatan penjualan itu, memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah pelanggan kartu AS Lombok lebih seribu persen atau 10 kali lipat.