Lahan Eks LTDC Sebaiknya Dikapling
Mataram (Global FM Lombok) -
Untuk memikat investor - investor menengah yang berminat menanamkan modalnya di lahan eks LTDC di Lombok Tengah (Loteng), sebaiknya lahan seluas 1.117 hektar tersebut bisa dikapling alias dipecah - pecah. Pola itu paling rasional dilakukan setelah PT Emaar Properties hengkang dari rencana investasi diwilayah itu.
Saran itu disampaikan anggota Komisi II DPRD NTB, Baiq Indah Puspitasari, SE, kepada Global FM Lombok di Mataram Rabu (10/3). Seperti diketahui, lahan tersebut awalnya akan dijadikan lokasi investasi PT. Emaar Properties. Rencana investasi Emaar diperkirakan mencapai sekitar Rp 5,4 triliun untuk tahap awal.
Dengan dana sebesar itu, Emaar berencana akan membangun resort, beberapa hotel, lapangan golf dan tempat rekreasi lainnya. Sayangnya, meski sudah dijembatani oleh mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kepastian investasi Emaar justru semakin hari semakin menguap. Bahkan, beberapa waktu lalu, pemerintah sudah mengambil sikap untuk menghentikan negosiasi dengan Emaar.
Terhentinya negosiasi dengan Emaar juga membuka peluang bagi masuknya calon investor baru. Pemprov NTB juga sempat mengklaim telah mengantongi calon investor baru yang berkelas sama seperti Emaar. Pernyataan senada disampaikan Bupati Lombok Tengah, H. L. Wiratmaja, beberapa waktu lalu. Menurutnya, calon investor yang berminat sebenarnya cukup banyak.
Namun daripada menunggu investor kakap yang belum memberikan kepastian, Wiratmaja mengusulkan agar lahan itu sebaiknya dipecah – pecah. Langkah ini akan memudahkan masuknya investor menengah yang meski tidak memiliki anggaran sebesar Emaar, namun memiliki minat yang lebih serius. Menurutnya dalam satu tahun, kontribusi PAD yang berupa pajak dan lain – lain dari Novotel bisa mencapai 2 miliar. Jika hotel – hotel atau resort lain dibangun di sana, tentunya nilai PAD yang masuk kas daerah bisa berlipat ganda.(ris)

Comments
Post new comment