Lahan Pertanian di Kota Mataram Tersisa 37 Persen
Mataram (Global FM Lombok) –
Luas lahan pertanian yang ada di Kota Mataram sampai saat ini, tersisa 2.275,51 hektare atau sekitar 37,12 persen dari luas wilayah Kota Mataram. Tentunya, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkot Mataram untuk meningkatkan produktivitas pertanian, dengan kondisi lahan yang semakin menyempit.
” Berbagai upaya dilakukan Pemkot Mataram agar produksi pertanian bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Diantaranya, melakukan pemberdayaan pada petani khususnya untuk program intensifikasi pertanian. Karena, dengan kondisi lahan terbatas, maka sangat tidak mungkin dilakukan diversifikasi. ” kata Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, dalam acara penerimaan tim penilaian lomba kelompok tani berprestasi tingkat Propinsi NTB, di lingkungan Pekandelan Kelurahan Jempong Baru, Selasa (28/9)
Mohan menjelaskan, Pemkot juga memberikan bantuan peralatan untuk menunjang produktivitas petani. Terkait keikutsertaan kelompok tani Suka Maju, yang mewakili Kota Mataram dalam lomba ini Mohan mengatakan, yang diinginkan tidak hanya mencari kemenangan. Tetapi, bagaimana meningkatkan produksi dan mensejahterakan anggota kelompok tani tersebut.
” Saya juga berharap, tim penilai dapat memberikan penilaian secara objektif. Karena ini sangat berdampak pada petani itu sendiri. Kalau memang belum wajar dinilai berprestasi, tentu akan menjadi motivasi bagi petani untuk ditingkatkan. Begitu pula sebaliknya, jangan sampai mengecewakan petani. ” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota merespon keinginan kelompok tani Suka Maju yang meminta agar kelompoknya dibantu mesin perontok kedelai dan rehalibitasi pondok pertemuan. Mohan menuturkan, alat pencacah kedelai dan rehap pondok akan diberikan secepatnya. Dengan demikian, kelompok tani cukup duduk manis dan menunggu realisasi dalam waktu dekat ini.
Sementara itu, tim penilai lomba Hj. Andri Nurwati mengatakan, Kota Mataram merupakan daerah terakhir yang dinilai. Dirinya berharap, kelompok tani ini menjadi yang terbaik dibanding daerah lain. Lomba ini, lanjutnya, untuk memotivasi petani agar tetap semangat dalam meningkatkan produksi pertanian.(ady)

Comments
Post new comment