Skip to Content

Lakukan Data Ulang Oven Tembakau

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB merupakan provinsi yang mendapat aloaksi Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) terbesar ketiga setelah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dimana, NTB mendapat DBH CHT sebesar Rp 109,52 miliar yang dibagai berdasar Peratuan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 80 tahun 2009 tentang daerah - daeah  yang mendapat DBH CHT.
 
Dana tersebut dibagi ke Pemprov NTB dan Lombok Timur (Lotim) Rp 32 miliar, Lombok Tengah (Loteng) Rp 10,8 miliar, Lombok Barat (Lobar) Rp 8,07 miliar, Kota Mataram Rp 4,859 miliar, Kabupaten Bima Rp 5,62 miliar, Kota Bima Rp 1,29 miliar, Sumbawa Rp 5,51 miliar, Sumbawa Barat Rp 1,73 miliar dan Dompu Rp 5,84 miliar.
 
” DBH CHT NTB akan digunakan untuk peningkatan kualitas dan produksi tembakau di Lotim dan Loteng sebagai penghasil tembakau Virginia. Salah satunya, saat ini sedang dilakukan pendataan ulang jumlah oven tembakau, khususnya yang masih menggunakan Bahan Bakar Minyak Tanah (BBMT). ” kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) NTB, H. Mawarir Haikal, kepada Reporter Global FM Lombok, Rabu (27/1).
 
Oven tembakau para petani yang masih menggunakan BBMT itu akan dikonversi menjadi berbahan bakar batu bara. Pendataan dilakukan hingga ke tingkat desa agar oven yang baru dibangun pun bisa terdata semuanya. Hal itu dalam upaya menyamakan data jumlah oven tembakau di tingkat pemerintah kabupaten/kota, provinsi dan petani tembakau.
 
Sebelumnya, Gubernur NTB, KH. M. Zainul Majdi, MA, mengingatkan para bupati/wali kota se – NTB agar taat asas dalam memanfaatkan dana DBH CHT, karena dana itu sudah ditentukan peruntukannya. Sesuai ketentuan yang berlaku, penggunaan DBH cukai hasil tembakau itu hanya dapat dipergunakan untuk mendanai peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri dan pembinaan lingkungan sosial termasuk di bidang kesehatan.
  Selain itu, DBH CHT juga dapat dipergunakan untuk kegiatan sosialisasi ketentuan di bidang cukai atau pemberantasan barang cukai ilegal. Jika dana itu tidak digunakan sesuai dengan ketentuan yang ada, maka Pemprov NTB terancam tidak akan mendapatkan dana itu kembali pada tahun mendatang. (ozi)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.
Mollom CAPTCHA (play audio CAPTCHA)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated.


Politik

Dipimpin Sujirman, Fraksi PDIP Absen Ikuti Sidang Paripurna

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
Sikap keras fraksi PDI P di DPRD NTB semakin terlihat jelas pada saat sidang paripurna DPRD NTB yang digelar Senin (6/02) pagi dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda prakarsa dewan. Seluruh anggota fraksi PDIP absen mengikuti sidang paripurna. Adapun pandangan umum fraksi PDIP diserahkan kepada Sekretaris Dewan tampa dibacakan lansung didalam forum sidang tersebut.

Musda PAN Lotim Deadlock, DPD Akan Diurus DPW

 Mataram (Global Fm Lombok)-
 
Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) PAN Lombok Timur (Lotim) yang digelar Minggu (29/01) lalu  berakhir dengan deadlock. Sebagian besar kandidat ketua DPD PAN Lotim memandang kegiatan Musda yang berlansung tidak sah karena sejumlah peserta walk out dari sidang. PAN Lotim akan ditangani secara lansung oleh DPW PAN NTB jika sampai tanggal 31 Januari ini peserta Musda tidak menemui kata sepakat.

Aliansi Hijau PBB-PKNU, Upaya Perkuat Politik Jelang Pemilu

 Mataram (Global FM Lombok)-
 
DPP Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Bulan Bintang (PBB) mendeklarasikan Aliansi Hijau di Jakarta, tanggal 20 Desember lalu. Aliansi Hijau merupakan kesepakatan PKNU dan PBB untuk bergabung dalam format konfederasi secara permanen, dan akan berjuang bersama-sama agar dapat menjadi peserta Pemilihan Umum 2014. Didaerah, Aliansi Hijau ini diupayakan untuk memperkuat posisi tawar politik baik di Pilkada muapun di Pemilu mendatang.

Ekonomi

  • Stok Terbatas, Harga Elpiji dan Semen di NTB Masih Tinggi

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Setelah harga semen yang terus melambung tinggi beberapa bulan terahir, kini masyarakat kembali dipusingkan dengan harga elpiji 3 kilo gram yang masih limit. Sejumlah pengecer mengaku menjual elpiji sampai 25 ribu per tabung karena limitnya stok yang tersedia. Padahal harga normalnya hanya 15 ribu per tabung. Sementara harga semen sampai saat ini masih berkisar antara 70 sampai 75 ribu rupiah per sak.

  • Iklim Investasi Bagus, Keamanan Daerah Menjadi Penghambat

     Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Iklim investasi di provinsi NTB secara umum mengalami kemajuan. Hal itu terlihat dari hasil survey Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), dimana posisi provinsi NTB yang semua berada di papan bawah telah terdongkrak ke papan tengah. Salah satu yang membuat tren positif investasi daerah yakni factor infrastruktur yang terus mengalami peningkatan.

  • Pelanggan Broadband Telkomsel di NTB Bertambah 40 Persen

    Mataram (Global FM Lombok)-
     
    Penggunaan layanan data berbasis pita lebar (broadband) pelanggan Telkomsel tahun 2011 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara meningkat 100 persen dibandingkan trafik layanan data tahun 2010. Di mana, broadband tahun 2010 sebesar 1,8 terabyte per hari menjadi 3,5 terabyte per hari tahun 2011. Khusus di NTB, jumlah pelanggan broadband Telkomsel bertambah 40 persen. Melihat prilaku komunikasi pelanggan Telkomsel di NTB, diperkirakan jumlah pengguna layanan broadband tahun 2012 ini akan meningkat 30 persen.